SINJAI, SOLUSINEWS.ID – Balai Besar Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (BBPPM) bersama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai menggelar Pelatihan Desa Wisata Angkatan IV, Senin (15/5/2023).
Pelatihan yang diikuti 30 peserta dari Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dan BUMDesa berlangsung di Gedung PKK hingga tanggal 18 Mei 2023.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Sinjai, Tamzil Binawan, mengucapkan terima kasih kepada BBPPM Makassar karena telah menjadikan Kabupaten Sinjai sebagai lokus pelatihan desa wisata tahun 2023.
“Kegiatan ini bisa memberikan manfaat yang besar khususnya dalam pengembangan desa wisata yang ada di Kabupaten Sinjai, apalagi tercatat sebanyak 21 desa wisata di Sinjai hingga saat ini,” ungkapnya.
Tamzil menambahkan, salah satu tolak ukur dalam mengembangkan kepariwisataan adalah bagaimana menghidupkan “surga yang tersembunyi”.
Terlebih Bumi Panrita Kitta julukan Kabupaten Sinjai memiliki banyak spot wisata yang belum tergali.
“Saya yakin para peserta yang ikut mempunyai keinginan yang besar untuk mengembangkan potensi wisatanya,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Yuhadi Samad.
“Persoalan wisata dan pengembanganya itu tidak bisa kita lakukan sendiri. Untuk mengembangkan desa wisata ini harus membutuhkan kerja keras, semuanya ditentukan oleh keinginan dan kebersamaan desa wisata yang bersangkutan,” katanya.
Sementara Kepala BBPPM Makassar, Andi Muhammad Urwah mengungkapkan bahwa pelatihan desa wisata ini dilaksanakan untuk meningatkan pengetahuan dan keterampilan dalam pengelolaan manajemen desa wisata.(*)







