“Ini kalau habis semua dalam sehari bisa tujuh ratus ribu mas,” ungkap Pakde yang biasa berjualan di kawasan perumahan di Jl Borong Raya, Kelurahan Borong, Kecamatan Manggala, medio November 2020 lalu.
Pakde jualan setiap hari ya ? “Iya mas. Paling hari Jumat istirahat atau kalau badan terasa capek-capek, ya istirahat sehari dulu,” jawabnya.
Kalau dihitung-hitung, penghasilan atau omzet dalam sebulan Pakde si penjual mie-bakso Arema bisa mencapai Rp 20 jutaan.
Jika pendapatannya per hari sebesar Rp 700 ribu dan dikalikan 30 hari maka rata-rata omset Pakde dalam sebulan sebesar Rp 21 juta.

Tentunya penghasilan Pakde tersebut tidak disimpah utuh karena ia juga mengeluarkan biaya pengeluaran rutin untuk usaha bakso dan biaya hidupnya.
Namun, dengan omzet per hari seperti itu, Pakde sudah bisa menabung atau menyimpan keuntungan bersih yang lumayan besar.








Ada bahasan bagaimana jualan durian