MAKASSAR, SOLUSINEWS — Komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam memperluas perlindungan sosial bagi masyarakat kembali meraih pengakuan nasional dan tingkat provinsi.
Kota Makassar sukses meraih peringkat Terbaik I pada ajang Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek) Award Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026.
Sekretaris Daerah Kota Makassar, Andi Zulkifly Nanda, mewakili Wali Kota Munafri Arifuddin untuk menerima penghargaan Paritrana Award tersebut di Makassar, Rabu (21/10/2026).
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyebut penghargaan ini sebagai buah kerja keras seluruh jajaran pemerintah kota.
“Bagi kami, penghargaan ini merupakan hasil kerja keras jajaran Pemerintah Kota Makassar. Masyarakat merasakan langsung manfaat program ini,” ujar Munafri, Kamis (22/10/2026).
Melalui program Makassar Berjasa (Berbagi Jaminan Sosial), Pemkot Makassar melindungi 81.000 pekerja rentan dan pekerja keagamaan. Program ini menggandeng BPJS Ketenagakerjaan dengan dukungan APBD.
Pemkot Makassar mengalokasikan anggaran Rp44 miliar setiap tahun untuk mendukung program perlindungan sosial ketenagakerjaan tersebut.
Selain Jaminan Kecelakaan Kerja dan Kematian, Pemkot Makassar memperluas cakupan melalui Jaminan Hari Tua bagi 45.000 pekerja rentan.
Dinas Ketenagakerjaan terus memperbarui dan memverifikasi data peserta secara berkala agar penyaluran bantuan tepat sasaran.
Pemkot Makassar juga melibatkan 6.032 pengurus RT/RW sebagai agen Perisai untuk mendata pekerja rentan di wilayah masing-masing.
Pemerintah Kota turut mengintegrasikan sistem digital melalui layanan Lontara+ untuk memantau data kepesertaan dan klaim manfaat secara transparan.
Munafri berharap program ini memberikan rasa tenang bagi seluruh pekerja rentan saat menjalankan aktivitas mencari nafkah sehari-hari. (*)







