November 2026, Luwu Timur Bakal Terima Bantuan Alat Labkesmas dari Pusat Senilai Rp 30 Miliar

​LUWU TIMUR, SOLUSINEWS.ID — Penguatan fungsi pencegahan, deteksi dini, dan surveilans penyakit di Kabupaten Luwu Timur akan segera naik tingkat secara signifikan dalam waktu dekat.

​Pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan RI resmi mengalokasikan bantuan alat Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) dengan nilai fantastis mencapai Rp30 Miliar untuk daerah ini.

​Bantuan jumbo tersebut merupakan buah manis dari rangkaian audiensi strategis yang dilakukan oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Luwu Timur di bawah komando langsung Bupati.

​Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, bersama rombongan sebelumnya mendatangi Gedung dr. Adhyatma, MPH, Kantor Kemenkes di Jakarta, pada Jumat (23/10/2026).

Bacaan Lainnya

​Dalam pertemuan penting tersebut, Bupati Irwan memaparkan secara komprehensif mengenai tantangan geografis wilayah Luwu Timur yang luas serta kebutuhan mendesak akan penguatan fasilitas kesehatan preventif.

​Paparan data yang tajam dan terstruktur tersebut mendapat sambutan hangat dari Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono, beserta jajaran pejabat tinggi di Kemenkes RI.

​Kepastian distribusi bantuan ini pun langsung menemui titik terang setelah mendapat lampu hijau dari pihak kementerian.
​Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, gelombang pertama bantuan alat Labkesmas senilai Rp30 Miliar tersebut dijadwalkan mulai didistribusikan ke Luwu Timur pada November 2026 mendatang.

​Menanggapi realisasi tersebut, Bupati Irwan Bachri Syam menyampaikan rasa syukur yang mendalam serta apresiasi setinggi-tingginya kepada Menteri Kesehatan dan Wamenkes atas perhatian luar biasa bagi daerahnya.

​”Kami memastikan seluruh bantuan alat Labkesmas ini akan dikelola secara akuntabel dan dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk mendongkrak standar pelayanan kesehatan masyarakat hingga ke pelosok,” tegas Bupati Irwan. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *