SOLUSINEWS.ID – Lao Tzu adalah salah satu tokoh filsafat yang diperkirakan lahir di tahun 640 SM di zaman Dinasti Zhou, di dataran Tiongkok.
Lao Tzu merupakan pendiri ajaran Taoisme, sebuah pemikiran dan filsafat yang diantaranya mengajarkan tentang hidup bersahaja dan selaras dengan alam.
Banyak pesan dari ajaran Lao Tzu yang kemudian dijadikan kata-kata motivasi dan inspiratif dalam kehidupan hingga saat ini.
Berikut sejulah kata-kata inspiratif Lao Tzu yang dirangkum solusinews.id yang bisa dijadikan motivasi bagi seorang pemimpin maupun bagi pelaku usaha apa saja.

“Jadilah pemimpin namun jangan pernah menjadi Tuhan”
“Tidak ada bahaya yang lebih besar daripada meremehkan lawan Anda”
“Orang hebat mampu mengendalikan orang lain, tetapi lebih hebat lagi jika dia mampu mengendalikan dirinya sendiri”
“Mereka yang memiliki pengetahuan, tidak menduga-duga. Mereka yang menduga-duga tidak memiliki pengetahuan”
“Seorang pemimpin adalah seseorang yang jarang diketahui orang banyak, dan ketika sebuah pekerjaan dan tujuan berhasil diselesaikan, dia akan menjawab: kita melakukannya bersama-sama”
“Lakukanlah sesuatu yang sulit ketika itu masih mudah dan lakukanlah sesuatu yang besar ketika itu masih kecil”
“Dia yang mudah membuat janji akan sering memungkiri janjinya. Banyak menganggap sesuatu terlalu mudah akan banyak menghadapi kesulitan”
“Semakin banyak hukum dan aturan yang dibuat menonjol, semakin banyak pencuri dan perampok yang berada di sana”
“Setelah mengetahui ketidakmanfaatan dari sesuatu, barulah seseorang dapat mengerti kegunaan dari sesuatu yang bermanfaat”
“Lebih baik untuk membiarkan sebuah wadah tidak terisi, daripada berusaha membawanya di saat penuh. Jika anda tetap mengusap suatu ujung yang telah diasah, ujung itu tak akan dapat lama mempertahankan ketajamannya”

Semoga kata-kata diatas bisa memberi motivasi dan semangat untuk menjalani hidup lebih baik dalam mencapai sebuah kesuksesan.
Seperti kata pepatah lainnya “Jalani hidup selayaknya. Matahari dilihat orang atau tidak, ia tetap bersinar. Dihargai atau tidak, ia tetap menerangi (Chillinaris)”.(*)







