SINJAI, SOLUSINEWS.ID – Momentum libur lebaran Idul Fitri 1444 Hijriah/2023 Masehi menambah pundi-pundi penghasilan asli daerah (PAD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai di sektor pariwisata.
Pada momentum tersebut, total pemasukan dari hasil retribusi objek wisata yang dikelola melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Sinjai mencapai Rp 60 jutaan.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Sinjai, Tamzil Binawan, menyebutkan sumber PAD tersebut berasal dari tujuh tempat wisata yang dikelola oleh pemerintah daerah.
“Selama libur lebaran tahun ini menambah PAD kita yakni sekitar Rp 60 juta,” ungkapnya, Rabu (26/4/2023).
Ketujuh obyek wisata tersebut Taman Purbakala Batu Pake Gojeng, Air Terjun Lembang Saukang, Air Terjun Batu Barae, Hutan Bakau Tongke-Tongke, Taman Hutan Raya (Tahura), Benteng Balangnipa, dan Pulau Larea-rea.
Jumlah wisatawan dari tujuh lokasi tersebut berkisar 5000-an. Dan hanya objek wisata hutan bakau tongke-tongke yang terbanyak pengunjungnya yaitu mencapai sekitar 4000-an.
Menurut Tamzil, animo masyarakat untuk berwisata di Sinjai terbilang tinggi.
Mereka datang dari berbagai kalangan bersama dengan sanak saudara dan keluarga untuk menikmati keindahan beberapa objek wisata Bumi Panrita Kitta, julukan Sinjai.
“Alhamdulillah kita sangat bersyukur karena antusias masyarakat untuk berwisata sangat tinggi apalagi libur kemarin termasuk panjang sehingga banyak keluarga yang dari luar kabupaten Sinjai berwisata di Sinjai,” pungkasnya.(*)







