MAKASSAR, SOLUSINEWS.ID – Anggota DPRD Kota Makassar dari Fraksi PDI Perjuangan, Andi Tenri Uji Idris atau yang akrab disapa Besti, menggelar reses masa persidangan kedua tahun sidang 2024/2025 di dua lokasi, yakni Kelurahan Mangasa, Kecamatan Tamalate, dan Kelurahan Kunjung Mae, Kecamatan Mariso, Selasa (11/3/2025).
Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan beragam keluhan, mulai dari persoalan kesehatan, infrastruktur, pendidikan, hingga ketenagakerjaan.
Salah satu aspirasi yang mencuat adalah permintaan agar kebijakan pemakaian baju adat untuk siswa setiap bulan dihapus.
“Tolong bu, itu baju adat untuk anak sekolah dihapus saja. Kami masyarakat kecil kesulitan, tiap bulan harus cari uang untuk sewa baju, bahkan kadang sampai berutang,” ujar Mappakaya dg Jalling, warga Kelurahan Mangasa.
Keluhan lain yang disuarakan warga mencakup jalan rusak, minimnya penerangan jalan, dan pelayanan Puskesmas yang belum optimal.
Menanggapi hal itu, Besti menyatakan seluruh aspirasi akan ditindaklanjuti di DPRD Kota Makassar.
“Semua masukan akan kami catat dan perjuangkan. Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk hadir dan bekerja untuk rakyat,” tegasnya.
Sebagai legislator PDIP, Besti menegaskan bahwa partainya konsisten berpihak pada kebutuhan masyarakat. “PDIP selalu siap menjadi jembatan rakyat dalam memperjuangkan hak-haknya,” tutupnya. (*)







