SIDRAP, SOLUSINEWS.ID — Bertempat di Aula Kantor Desa Allakuang, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidenreng Rappang, mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin (FKM Unhas) resmi memulai kegiatan Seminar Awal Praktik Belajar Lapangan I (PBL I).
Kegiatan ini menjadi momen pembuka dari proses belajar berbasis masyarakat yang akan berlangsung selama dua minggu ke depan.
Kegiatan yang dimulai pada pukul 09.00 WITA ini dihadiri oleh 26 partisipan, terdiri atas perangkat desa, kader-kader, tokoh pemuda, tokoh perempuan, tokoh masyarakat, dan warga setempat.
Hadir pula ibu Suarni Suparman S.I Pust, selaku Sekretaris Desa Allakuang, bersama jajaran aparat desa, perwakilan kecamatan Maritengngae, Kepala BPD dan anggota, serta warga yang antusias menyambut kedatangan mahasiswa.
Tujuh mahasiswa yang tergabung dalam Posko PBL I Desa Allakuang, yaitu Taufikur Rahman (Biostatistik/KKB), Helmalia Putri (Epidemiologi), Clarasati Elisa Parrang (K3), Tazkiyah Amaliah Hamid (K3), Stella Alfa Tandi Rante (AKK), Rafika Bira Dwi Cakra (MRS), dan Alicia Liemagasa (Kesehatan Lingkungan) akan melakukan pengumpulan data untuk mengenali permasalahan kesehatan di desa. Mereka dibimbing langsung oleh Bapak Dian Sidik Arsyad, SKM.,M.Kes. sebagai supervisor lapangan.
Dalam sambutannya, Koordinator Desa, Taufikur Rahman, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan proses belajar mahasiswa yang masih dalam tahap awal.
“Kami sangat berterima kasih karena Desa Allakuang menerima kami dengan baik dan berharap desa Allakuang dapat bekerja sama dalam menentukan prioritas masalah. Kami akan mengaplikasikan ilmu yang telah kami pelajari selama empat semester terakhir, dan kami berharap bisa belajar banyak dari Masyarakat Allakuang,” ungkapnya dengan rendah hati.
Sekretaris Desa Allakuang, ibu Suarni Suparman S.I Pust juga menyampaikan rasa bangganya atas kehadiran mahasiswa FKM Unhas. Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini penting tidak hanya bagi mahasiswa, tetapi juga bagi desa sebagai mitra pembelajaran.
“Seluruh desa Allakuang bersyukur dengan kedatangan mahasiswa PBL FKM UNHAS. Kami berharap bahwa adek-adek mahasiswa bisa memberikan manfaat besar bagi warga desa allakuang.,” ujar beliau.
Dalam kegiatan ini, mahasiswa menyampaikan gambaran umum rencana kegiatan yang akan dilakukan, yang meliputi observasi, wawancara, dan pengumpulan data lapangan terkait kondisi kesehatan masyarakat. Kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi ringan dan ditutup dengan foto bersama.
Pelaksanaan PBL I ini tidak hanya menjadi wadah penerapan ilmu, tetapi juga ruang pembentukan karakter dan kepekaan sosial mahasiswa. Kegiatan ini sejalan dengan semangat Asta Cita, terutama cita keempat yang menekankan pentingnya peningkatan kualitas SDM, kesehatan, dan partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan.
Lebih dari itu, kegiatan ini turut mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya Tujuan 3: Good Health and Well-Being, yang menempatkan kesehatan sebagai aspek utama kesejahteraan.
Melalui proses belajar langsung dari masyarakat, mahasiswa diharapkan tidak hanya memahami tantangan kesehatan secara nyata, tetapi juga membangun kepedulian, empati, dan keterampilan komunikasi yang akan menjadi bekal penting dalam peran mereka sebagai calon tenaga kesehatan masyarakat di masa depan. (*)







