BPBD Makassar Sigap Larikan Dua Korban Kebakaran Asrama TNI Mattoanging ke RS

MAKASSAR, SOLUSINEWS.ID — Kebakaran melanda kawasan permukiman warga dan Asrama TNI Mattoanging di Jalan Padjonga Dg. Ngalle dan Jalan Opu Dg. Siraju, Makassar, Selasa (1/9/2026) sekitar pukul 13.40 WITA.

Regu Bheta Posko PB BPBD Makassar turut melakukan pemadaman dan evakuasi bersama sejumlah unsur terkait. Sebanyak 28 armada pemadam kebakaran dikerahkan untuk menangani kebakaran tersebut.

Kepala BPBD Makassar Muhammad Fadli Tahar mengatakan, kebakaran terjadi di area permukiman warga yang juga mencakup asrama atau barak TNI.

“Untuk dugaan penyebab musibah ini belum diketahui,” kata Fadli.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan pendataan awal BPBD Makassar, sebanyak 19 bangunan terdampak kebakaran. Bangunan tersebut terdiri atas rumah warga serta asrama atau barak TNI.

Dari jumlah tersebut, 17 bangunan mengalami rusak berat, sedangkan dua bangunan lainnya mengalami rusak sedang.

Selain kerusakan bangunan, dua orang dilaporkan mengalami luka ringan. Satu korban mengalami sesak napas, sementara korban lainnya mengalami luka robek pada bagian dahi.

“Keduanya langsung dirujuk ke rumah sakit oleh tim BPBD. Untuk korban sesak napas dilarikan ke RS Bhayangkara dan korban yang mengalami luka robek di bagian dahi dirujuk ke RS Labuang Baji,” ujarnya.

BPBD bersama unsur terkait juga telah melakukan evakuasi dan pemadaman dengan mendirikan posko lapangan di sekitar lokasi kejadian.

Fadli mengatakan, assessment secara detail mengenai data korban berdasarkan jenis kelamin dan usia belum dapat dilakukan. Kondisi tersebut disebabkan sebagian warga masih mengalami trauma dan lokasi kejadian berada di kawasan Asrama TNI.

Meski demikian, BPBD telah mengidentifikasi sejumlah kebutuhan mendesak bagi warga terdampak. Kebutuhan tersebut antara lain tenda terpal, selimut, sarung, pakaian, baby kit, family kit, dan first aid kit.

Penanganan kebakaran melibatkan BPBD Makassar, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat), TNI, Polri, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, NGO/organisasi serta pemerintah setempat.

Regu Bheta Posko PB BPBD Makassar yang terlibat dalam penanganan terdiri atas Andi Arfan, Herisman, Supriadi, Basir, Fauzan, Syafaruddin, Hendras, Ihsan, Swardi (Kresna), dan Rahmat (Kresna).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *