MALILI, SOLUSINEWS.ID — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Kabupaten Luwu Timur di tingkat Provinsi Sulawesi Selatan. Kelompok Bina Keluarga Balita Holistik Integratif (BKB HI) Ananda yang berada di Kampung KB Desa Nuha, Kecamatan Nuha, berhasil meraih Juara 1 Lomba Kelompok BKB HI Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan 2026.
Bukan Sekadar Juara, BKB HI Ananda Nuha Jadi Andalan Edukasi Keluarga Balita
Penghargaan tersebut diserahkan kepada para kader BKB HI Ananda seusai pelaksanaan kegiatan rutin BKB HI di Desa Nuha, Senin (24/8/2026). Penyerahan disaksikan Sekretaris Desa Nuha, Penyuluh Keluarga Berencana (PKB), serta Bidan Desa.
Capaian tersebut menjadi buah dari konsistensi para kader dalam menjalankan kegiatan BKB secara rutin setiap bulan. Bagi Pemerintah Desa Nuha, penghargaan itu sekaligus menjadi bukti bahwa pembinaan keluarga di tingkat desa dapat memberikan dampak positif ketika dilakukan secara berkelanjutan.
Sekretaris Desa Nuha, Tahwil, memberikan apresiasi kepada seluruh kader yang dinilai telah menunjukkan dedikasi dalam menjalankan kegiatan BKB di tengah masyarakat.
“Apresiasi sebesar-besarnya kami berikan kepada kader BKB HI Ananda atas usaha dan semangatnya untuk mengikuti lomba dan tetap aktif setiap bulannya hingga hari ini,” ujar Tahwil.
Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kerja keras dan komitmen para kader dalam menghidupkan kegiatan BKB. Pemerintah Desa Nuha pun berkomitmen memberikan dukungan terhadap operasional serta pemenuhan sarana dan prasarana yang dibutuhkan.
Dukungan tersebut diharapkan membuat kegiatan BKB HI semakin optimal sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh keluarga yang memiliki anak balita di Desa Nuha.
“Keberhasilan ini tentunya menjadi kebanggaan bagi Desa Nuha dan kami berharap dapat menjadi motivasi bagi kader-kader lainnya untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Koordinator PKB Kecamatan Nuha sekaligus Pembina BKB HI, Susy Suardy, mengingatkan bahwa keberhasilan dalam perlombaan bukanlah tujuan utama dari keberadaan BKB.
Menurutnya, BKB memiliki fungsi yang lebih penting, yakni memberikan edukasi kepada keluarga agar mampu mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
“Menang lomba itu hanya sebuah bonus dari usaha, tetapi manfaat hadirnya BKB di tengah masyarakat yang harus benar-benar nampak terlihat,” kata Susy.
Ia menjelaskan, kegiatan BKB membantu meningkatkan pemahaman orang tua mengenai pola asuh anak, pencegahan stunting, serta pemberian stimulasi yang sesuai dengan tahapan tumbuh kembang anak.
Karena itu, prestasi yang diraih BKB HI Ananda diharapkan tidak berhenti pada pencapaian lomba. Para kader didorong untuk mempertahankan konsistensi kegiatan dan terus memperluas manfaatnya bagi keluarga di Desa Nuha.
Keberhasilan tersebut sekaligus menjadi motivasi bagi kader BKB HI Ananda untuk terus berkontribusi dalam membangun keluarga berkualitas serta mendukung tumbuhnya generasi yang sehat dan berkembang secara optimal di Luwu Timur. (*)







