MAKASSAR, SOLUSINEWS.ID – Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menyampaikan Pemerintah Daerah Kabupaten Luwu Timur (Pemkab Lutim) akan segera menyiapkan rumah singgah di Kota Makassar untuk pasien rujukan asal Luwu Timur.
Fasilitas rumah singgah ini akan segera diwujudkan melalui kolaborasi Program Rumah Singgah yang juga digagas Kerukunan Keluarga Luwu Timur (KKLT).
Janji Bupati Irwan mewujudkan Rumah Singgah di Makassar untuk pasien rujukan asal Luwu Timur melalui KKLT ini disampaikan di acara buka puasa bersama (Bukber) Pemkab Lutim dengan KKLT dan mahasiswa Luwu Timur di Kota Makassar pada Sabtu, 14 Maret 2026, di aula Masjid Al Markaz Makassar.
“Melalui KKLT, kita akan programkan bersama rumah singgah dengan fasilitas memadai. Kendaraan untuk pasien juga akan kami siapkan, termasuk penjaga pasien akan kita beri uang saku,” kata Irwan saat memberi sambutan.
Selain itu, di tahun 2026 ini Pemkab Lutim akan menambah rumah sakit rujukan bagi warga asal Luwu Timur yang dirujuk ke Makassar.
Sebelumnya, di tahun pertama (2025) pemerintahan Ibas-Puspa (Irwan Bachri Syam-Puspawati Husler), Pemkab Lutim telah menggandeng RS Unhas sebagai rumah sakit rujukan bagi pasien asal Luwu Timur.
“Tahun ini (2026) beberapa rumah sakit lagi yang akan menjadi rujukan bagi warga Luwu Timur yang sakit untuk mendapat penanganan layanan kesehatan lanjutan di Makassar,” tambahnya.
Sementara Ketua Umum KKLT periode 2024-2029, Dr dr Abdul Rahman Rauf Sp.OG(K), dalam sambutannya mengapresiasi ajang bukber bersama Pemkab Lutim bersama KKLT dan mahasiswa asal Lutim kembali dapat digelar tahun ini di Makassar.
Dokter Mammang, sapaan akrabnya, juga menguatkan tema bukber KKLT bersama pemkab kali ini yaitu “Menguatkan Ukhuwah, Menyatukan Langkah untuk Luwu Timur Maju dan Sejahtera.”
Menurutnya tema tersebut sangat relevan untuk membangun Luwu Timur yang lebih baik dengan sinergitas antara pemkab dengan elemen masyarakat.
Dokter Rahman menyampaikan beberapa pesan moral melalui kalimat bermakna kearifan lokal dalam menguatkan tali silaturahmi, “Sitaro menre-ki, bukan sitaro nonnoki,” sebut dr Rahman.
Kepada masyarakat dan diaspora Luwu Timur khususnya di Kota Makassar, ia mengharapkan agar saling merawat silaturahmi untuk menguatkan ukhuwah sesama se-asal warga Luwu Timur.
“Mari support pemerintah, meringankan beban pemerintah dengan semua apa yang kita miliki. Terimakasih kepada adik-adik panitia, tokoh masyarakat, pengurus KKLT, warga diaspora, dan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur,” tutup dr Rahman.
Acara bukber tersebut dirangkai dengan tauziah serta pemutaran video refleksi satu tahun kepemimpinan Bupati Irwan Bachri Syam dan Wabup Puspawati Husler sebagai gambaran capaian dan perjalanan pembangunan di Kabupaten Luwu Timur.
Dalam sambutannya, Bupati Irwan mengakui di tahun 2025 atau awal menakhodai Luwu Timur bersama Wabup Puspawati, masih terdapat banyak kekurangan untuk mewujudkan sejumlah program dan kebutuhan masyarakat.
“Masih banyak kelemahan kami di tahun pertama. Insya Allah di tahun kedua, kami berusaha memaksimalkan lagi untuk mengatasi apa yang masih kurang, masih lemah, apa yang belum ada,” tutur Irwan.(*)







