Diduga Mengandung Asbes dan Sebabkan Kanker, Produsen Bedak Ternama ini Setop Jual Bedak Bayi Mulai Tahun 2023

ilustrasi bedak bayi.(Shutterstock)

SOLUSINEWS.ID – Mulai Tahun 2023 nanti, produsen bedak bayi Johnson & Johnson (J&J) akan berhenti membuat dan menjual produk bedak bayinya yang berbahan dasar talc di seluruh dunia.

J&J akan menggantinya dengan bahan tepung jagung alias maizena.

Dikutip dari CNN, J&J mengumumkan hal itu sejak dua tahun lalu menyusul menyetopan penjualan produk bedak di Ameri Serikat.

Pengumuman itu juga keluar setelah J&J menghadapi puluhan ribu tuntutan hukum dari wanita yang menuduh bedak mereka mengandung asbes dan menyebabkan kanker ovarium.

Bacaan Lainnya

Namun, pihak J&J kebijakan menyetop penjualan bedak bayi itu tak diambil terkait tuntutan hukum tersebut.

Pihak perusahaan malah mengklaim produk J&J aman digunakan berdasarkan penelitian independen selama beberapa dekade.

Bersumber dari BBC.com, Jumat (12/8/2022), perusahan menyatakan hasil analisis ilmiah independen selama puluhan tahun menegaskan bedak bayi Johnson berbasis bedak tabur aman dan tidak mengandung asbes maupun kanker.

Sementara hasil investigasi kantor berita Reuters pada 2018 lalu menyebutkan selama beberapa dekade, ditemukan kandungan asbes dalam produk bedak J&J.

Kesimpulan Reuters itu merujuk pada catatan internal perusahaan, kesaksian persidangan, dan bukti lain yang menunjukkan setidaknya pada 1971 hingga awal 2000-an, bedak mentah dan bubuk jadi J&J positif mengandung asbes walau dalam jumlah kecil.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *