MAKASSAR, SOLUSINEWS.ID — Dinas Kesehatan (Dinkes) memperkuat layanan kesehatan bagi penderita HIV/AIDS melalui kemitraan strategis dengan AIDS Healthcare Foundation (AHF).
Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, Nursaidah Sirajuddin mengatakan, sejak 2021, AHF telah memberikan dukungan pendanaan langsung kepada tiga puskesmas di Makassar yakni PKM Kassi-Kassi, Jumpandang Baru, dan Bongaya yang kini menjadi pusat layanan HIV di Makassar.
AHF menyalurkan dana langsung ke puskesmas tanpa melalui Dinas Kesehatan, sehingga proses realisasi lebih cepat dan tepat sasaran. Dana tersebut digunakan untuk pengadaan obat, bahan habis pakai (BHP), dan kebutuhan spesifik pasien HIV.
“Besaran anggaran tidak kami pegang, karena langsung disalurkan ke PKM. Tapi yang jelas, bantuan ini sangat membantu kami,” ujar dr Ida sapaan akrabnya, Rabu, 17 September 2025.
Dinkes mencatat adanya peningkatan kasus HIV, terutama di kalangan lelaki suka lelaki (LSL) atau gay. Penjangkauan terhadap pasien baru sebagian besar dilakukan melalui jaringan sosial pasien lama, bukan pelaporan mandiri.
Berdasarkan data Dinkes, PKM Jumpandang Baru memiliki jumlah pasien tertinggi sekira 600 orang, diikuti oleh Kassi-Kassi dan Bongaya dengan masing-masing sekitar 500 pasien. (*)







