Dinkes Makassar Perluas CKG, Gencar Jemput Bola ke Perkantoran, Perusahaan hingga CFD

MAKASSAR, SOLUSINEWS.ID – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar terus mengoptimalkan pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dengan memperluas layanan jemput bola ke perkantoran, perusahaan, hingga pusat-pusat keramaian. Strategi tersebut dilakukan untuk meningkatkan cakupan pemeriksaan kesehatan sekaligus mengejar target nasional pelaksanaan CKG.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, dr. Nursaidah Sirajuddin, M.Kes, mengatakan Program CKG menjadi salah satu prioritas yang terus diperkuat karena berperan penting dalam mendukung deteksi dini berbagai penyakit di masyarakat.

“CKG ini yang harus kita maksimalkan. Dari sekitar 1,4 juta penduduk di Kota Makassar, Alhamdulillah sekarang masyarakat mulai memahami apa manfaat dari CKG. Untuk mendapat pelayanan ini masyarakat bisa datang ke fasilitas kesehatan, tetapi sekarang sudah banyak juga perusahaan yang bersurat ke Dinkes untuk difasilitasi pelaksanaan CKG di tempatnya masing-masing,” ujar dr. Nursaidah, Selasa (14/7/2026).

Menurutnya, Dinkes Makassar tidak hanya mengandalkan pelayanan di puskesmas, tetapi juga aktif mendatangi lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat agar layanan kesehatan semakin mudah diakses.

Bacaan Lainnya

“Hari ini kami juga melakukan CKG di beberapa tempat. Jadi selain datang ke puskesmas, teman-teman Dinkes juga melakukan jemput bola di beberapa perkantoran atau perusahaan yang ingin mendapatkan fasilitas CKG. Kami juga memanfaatkan tempat-tempat keramaian seperti kegiatan sosialisasi maupun Car Free Day (CFD) untuk memberikan layanan CKG demi mencapai target kami,” katanya.

dr. Nursaidah menilai strategi jemput bola terbukti efektif menjangkau masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu untuk datang ke fasilitas kesehatan. Selain itu, permintaan pelaksanaan CKG dari perusahaan, instansi, dan berbagai komunitas juga terus meningkat.

Terkait capaian program, ia mengungkapkan Kota Makassar saat ini telah mencapai sekitar 20 persen pelaksanaan CKG, sementara target nasional berada di angka 46 persen.

“Target nasional sebesar 46 persen. Sampai saat ini Kota Makassar baru mencapai sekitar 20 persen. Kami berharap bisa melampaui target nasional. Sebenarnya kami berharap bisa mencapai 100 persen, tetapi tentu ada berbagai keterbatasan, termasuk kapasitas layanan laboratorium yang tersedia,” ungkapnya.

Meski demikian, Dinas Kesehatan Kota Makassar optimistis capaian tersebut akan terus meningkat melalui perluasan layanan, kolaborasi dengan berbagai pihak, serta meningkatnya kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala. Program CKG diharapkan mampu mendukung deteksi dini penyakit sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan kualitas kesehatan masyarakat Kota Makassar terus meningkat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *