MAKASSAR, SOLUSINEWS.ID – Anggota DPRD Kota Makassar, dr. Fahrizal Arrahman Husain—akrab disapa Dokter Ical—melaksanakan kegiatan reses masa persidangan kedua tahun sidang 2024/2025 pada Sabtu, 15 Maret 2024.
Reses digelar di dua titik di Kecamatan Makassar, yakni di Jl. Dg Siraju, Kelurahan Bara-Baraya Utara, dan Asrama Bara-Baraya, Kelurahan Bara-Baraya.
Di titik pertama, warga menyampaikan sejumlah persoalan seperti buruknya saluran drainase, kartu Indonesia Sehat (KIS) yang tidak aktif, hingga keluhan terkait proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).
Sementara di titik kedua, warga mengangkat isu lebih kompleks. Seorang warga, Naomi, mengusulkan agar program makan bergizi gratis dialihkan menjadi program pendidikan gratis.
Ia juga menyoroti persoalan eksekusi rumah yang terjadi di Bara-Baraya, di mana terdapat 28 rumah yang telah memiliki Akta Jual Beli (AJB) namun tetap terancam penggusuran.
Selain itu, Naomi juga mengusulkan pemberian bantuan bagi pelaku UMKM serta mempertanyakan kejelasan mekanisme pemilihan ketua RT/RW ke depan.
Menanggapi hal itu, Dokter Ical menjelaskan bahwa program makan bergizi gratis merupakan program nasional dari Presiden Prabowo Subianto dan wajib diterapkan di sekolah-sekolah sebagai upaya peningkatan kualitas gizi anak-anak.
Terkait isu pertanahan, Dokter Ical meminta warga menyusun resume persoalan secara lengkap untuk diteruskan ke anggota Komisi I DPRD Makassar, Daeng Ical, yang berasal dari Fraksi PKB.
Ia menyebut, Daeng Ical akan membawa persoalan tersebut dalam rapat DPR RI dan menyampaikannya langsung ke Panglima TNI. (*)







