Dorong Solusi Pemerintah, Warga Blok 10 Perumnas Antang Bentuk Forum Aspirasi Korban Banjir

Spanduk Forum Aspirasi Korban Banjir Blok 10 terpajang di Jl Kecaping Raya, Blok 10 Perumnas Antang Manggala, Kota Makassar.(*)

MANGGALA, SOLUSINEWS.ID – Bencana banjir yang selalu melanda kawasan permukiman di Blok 10 Perumnas Antang dan sekitarnya di Kecamatan Manggala, Kota Makassar, mendorong warga setempat berinisiatif membentuk komunitas untuk memperjuangkan penataan infrastruktur dampak lingkungan setempat kepada pemerintah.

Komunitas ini bernama Forum Aspirasi Korban Banjir Blok 10 yang dibentuk akhir Mei 2025 yang diisi sejumlah tokoh masyarakat dan warga korban banjir di kawasan permukiman setempat.

Sekadar diketahui, mengungsi hingga bersih-bersih rumah selama beberapa hari adalah “tradisi” rutin warga di Blok 10 yang harus dijalani setiap tahun. Pada musim hujan, banjir akan selalu merendam ratusan rumah warga setempat.

Hal ini memang sulit dielakkan karena karena faktor geografi kawasan permukiman di Blok 10 yang sebagian berada di dataran berawa dan area resapan air.

Bacaan Lainnya

Apalagi, kontur permukaan tanah di kawasan itu tidak rata. Ada berbukit, sebagian lainnya berpermukaan rendah.

Meski demikian, pemerintah khususnya pemerintah setempat memiliki peran dan fungsi penting dalam mengatur, melayani, dan memberdayakan masyarakat.

Olehnya, pemerintah memiliki tanggung jawab memberikan solusi dalam mengatasi persoalan bencana alam yang dialami masyarakatnya.

“Secara umum, pemerintah bertanggungjawab atas keamanan atau kenyamanan, kesejahteraan, dan pembangunan infrastruktur untuk kepentingan rakyatnya,” kata Redo, tim humas  Forum Aspirasi Korban Banjir Blok 10, belum lama ini.

Sekretariat Forum Aspirasi Korban Banjir Blok 10 di Warkop 118 Jl Biola Raya, Perumnas Antang Manggala Permai.(*)

Melalui Forum Aspirasi Korban Banjir Blok 10 tersebut, pemerintah diharapkan memberi solusi nyata dalam mengatasi persoalan banjir yang setiap tahun melanda di kawasan tersebut.

Apalagi, kawasan permukiman tersebut juga merupakan lahan yang disediakan melalui Perumahan Nasional (BUMN Perumnas) untuk dihuni masyarakat sebagai user. Perumnas sebagai penyedia dan warga sebagai pengguna tentu memiliki hak dan kewajiban masing-masing.

Dan, Perumnas (BUMN) bersama pemerintah setempat selayaknya menyediakan lahan dan fasilitas permukiman yang layak huni. Salah satu standarnya yaitu memiliki Amdal (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan) yang kompeten.

Amdal sangat penting dalam pengembangan pemukiman karena membantu mengidentifikasi, mencegah, dan meminimalkan dampak lingkungan yang berisiko terhadap calon user atau penghuni suatu pemukiman di kemudian hari.

Selain itu, melalui forum tersebut, warga mengharapkan adanya solusi nyata baik jangka pendek maupun jangka panjang dari pemerintah untuk meminimalisir dampak bencana banjir di kawasan Blok 10 Perumnas Antang setiap tahun.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *