MAKASSAR, SOLUSINEWS.ID – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Makassar memperkuat sinergi dengan Rumah Sakit UIN Alauddin Makassar melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) pada Kamis, 23 April 2026.
Kolaborasi ini berfokus pada optimalisasi pelayanan kesehatan reproduksi, program keluarga berencana (Bangga Kencana), serta percepatan penurunan stunting di Kota Makassar.
Kepala DPPKB Kota Makassar Andi Irwan Bangsawan menyampaikan bahwa kolaborasi dengan fasilitas pelayanan kesehatan memiliki peran strategis dalam memastikan masyarakat memperoleh layanan yang berkualitas, mudah diakses, dan sesuai dengan kebutuhan.
Menurutnya, keberhasilan program keluarga berencana tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan dukungan dan keterlibatan berbagai pihak, termasuk rumah sakit sebagai mitra pelayanan kesehatan.
“Kerja sama ini diharapkan mampu mendukung pelayanan kesehatan dan program keluarga berencana yang lebih optimal, terintegrasi, dan tepat sasaran,” ujarnya.
Menurut Andi Irwan, sinergi antara DPPKB dan Rumah Sakit UIN akan memperkuat koordinasi dalam pelaksanaan berbagai program kesehatan reproduksi dan keluarga berencana, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat.
Ia berharap kerja sama tersebut dapat terus dikembangkan melalui berbagai program kolaboratif guna mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, memperkuat pembangunan keluarga, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kota Makassar.
Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof. Hamdan Juhannis, menyampaikan rasa syukur atas terjalinnya kerja sama tersebut setelah melalui proses panjang.
“Setelah melalui proses yang panjang dan waktu yang tidak sebentar, akhirnya UIN Alauddin resmi bekerja sama,” ujarnya.
Prof. Hamdan juga menyampaikan apresiasi kepada DPPKB Makassar atas dukungan yang diberikan selama proses penjajakan PKS ini.







