MAKASSAR, SOLUSINEWS.ID – Anggota Komisi B DPRD Kota Makassar, Zulhajar, menegaskan bahwa peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) merupakan prioritas utama lembaganya dalam tahun anggaran berjalan.
Menurut Zulhajar, saat ini DPRD masih menunggu hasil final efisiensi anggaran dari Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Setelah proses itu rampung, DPRD akan memanggil mitra kerja untuk mengevaluasi program dan alokasi anggaran yang tersedia.
“Kami masih menunggu penyisiran anggaran oleh TAPD. Setelah selesai, baru kami evaluasi program dan kebutuhan anggarannya,” kata Zulhajar, Minggu (24/3/2025).
Legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) 3 Makassar ini juga menegaskan bahwa indikator kinerja Komisi B DPRD Makassar diukur dari kontribusinya terhadap peningkatan PAD.
“Target kami adalah peningkatan PAD. Tahun 2024, target awalnya Rp1,7 triliun, lalu kami dorong naik menjadi Rp2,1 triliun dalam APBD pokok,” ujarnya.
Zulhajar, yang juga anggota Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Makassar, meminta agar seluruh perusahaan daerah (perusda) meningkatkan kinerjanya untuk mendukung capaian PAD yang telah ditetapkan.
“Wali Kota Makassar harus menjadikan ini fokus utama. Target PAD Rp2,1 triliun jangan hanya jadi angka di atas kertas. Potensi Makassar jauh lebih besar dari itu,” tegasnya. (*)







