SOLUSINEWS.ID – Iritasi merupakan salah satu kondisi kesehatan yang rentan terjadi.
Pasalnya, mata merupakan bagian tubuh yang sensitif dan rentan karena hanya dilindungi oleh kelopak mata.
Ketika seseorang mengalami iritasi mata, gejalanya pun dapat berbeda, tergantung pada tngkat keparahannya.
Seperti misalnya mata tidak nyaman, berair, kemerahan, rasa perih, warna kemerahan pada konjungtiva bagian puth pada mata, hingga mengeluarkan belek atau kotoran mata.
Berikut tips dan edukasi Dinkes Kota Makassar tentang cara mengetahui penyebab kondisi kesehatan mata yang mengalami iritasi.
Infeksi Virus dan Bakteri
Iritasi mata yang disebabkan oleh infeksi vrus atau bakteri basanya akan membuat konjingtiva berwarna kemerahan.
Selain itu mata bisa mengeluarkan air lebih banyak dari biasanya dan kelopak mata pun terlihat bengkak.
Nah, jenis virus yang paling sering menyebabkan iritasi mata adalah adenovirus.
Lingkungan
Iritasi mata yang diakibatkan oleh lingkungan ini biasanya membuat mata terasa gatal dan juga kemerahan.
Penyebabnya adalah debu, serbuk sari bunga, polusi, asap kendaraan dan masih banyak lagi.
Paparan Bahan Kimia
Ada sebab khusus orang-orang yang bekerja di laboratorium atau pun pabrik bahan kimia perlu menggunakan kaca mata pelindung saat bekerja.
Ini karena mata mereka sangat rentan terkena iritasi karena paparan bahan kimia.
Kelelahan
Menggunakan komputer atau laptop tentu sudah menjad kebutuhan dalam bekerja di era modern ini.
Namun, bekerja di depan layar komputer seharian, dapat membuat mata menjadi lelah dan memicu terjadinya mata kering dan kemerahan.
Itulah sejumlah faktor atau penyebab iritasi pada mata sebagai edukasi kesehatan bagi masyarakat yang bersumber dari postingan akun media sosial Dinkes Kota Makassar.(*)







