Gelar Edukasi Literasi Bencana, DMC Ikatek Unhas Latih 170 Siswa dan Guru SMP dan SMK Muhammadiyah Gowa

DMC Ikatek Unhas menggelar Edukasi Literasi Bencana dan Simulasi Tanggap Darurat di Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Muhammadiyah, Desa Buakkang, Kecamatan Bungaya, Gowa, Jumat (24/6/2022). (dok dmc ikatek unhas)

GOWA, SOLUSINEWS.ID – Disaster Management Centre Ikatan Alumni Teknik Universitas Hasanuddin ( DMC Ikatek Unhas) menggelar Edukasi Literasi Bencana dan Simulasi Tanggap Darurat di Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Muhammadiyah, Desa Buakkang, Kecamatan Bungaya, Gowa, Jumat (24/6/2022).

Kegiatan tersebut diikuti 170 siswa dan guru. Tak hanya siswa SMP dan SMK Muhammadiyah saja, ternyata para guru SD Parang-parang, masyarakat setempat serta aparatur desa juga mengikuti kegiatan literasi bencana tersebut.

Aksi literasi bencana ini digagas DMC Ikatek Unhas yang bekerja sama dengan beberapa lembaga lain dan disupport oleh Nindya Peduli. Yakni Center of Disaster Engineer FT Unhas, IKA Teknik Mesin Unhas, Cinema 09, beberapa NGO gabungan (RPI, WIZ, TTG, KSR Unhas, SAR Unhas).

Ketua Umum DMC Ikaten Unhas Muh. Syukri Turusi mengatakan bahwa Program ini didesain sebagai salah satu tujuan utama dibentuknya DMC Ikatek Unhas.

Bacaan Lainnya

“Kami berharap dari kegiatan ini lahir generasi-generasi muda yang peduli dan tanggap akan bencana. Sekaligus aksi literasi bencana ini untuk mengajarkan serta menularkan langkah yang dilakukan jika ada musibah atau bencana,” ujarnya.

“Tentunya harapan kami, adik-adik generasi di sekolah dan remaja di setiap desa di Sulawesi Selatan mempunyai Generasi yang Tanggap akan Bencana, sehingga dapat mengurangi risiko dari bencana,” ucapnya.

Rully –sapaan Syukri Turussi menambahkan, program literasi bencana ini akan terus dilakukan DMC Ikatek Unhas dengan menyisir Kawasan Resiko Bencana. “Wilayah itu berdasarkan hasil penelitian dosen Fakultas Teknik Unhas yang concern di bidang Kebencanaan,” imbuhnya.

Ditempat terpisah, Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemprov Sulawesi Selatan Drs Muhammad Firda MSi mengatakan sangat mengapresiasi dan mendukung Program Gen-T dari DMC Ikatek Unhas ini.

“Mewakili pemerintah dan tentu saja BPBD Sulsel, kami sepenuhnya mendukung DMC Ikatek Unhas dalam melakukan Edukasi Literasi Bencana dan Simulasi Tanggap Darurat bagi Generasi Muda mulai dari SD, SMP, SMA,” ujarnya.

“Apalagi kegiatan ini melibatkan unsur pemerintah setempat dan masyarakat lokal. Jadi tepat sasaran. Kami harap kegiatan ini juga bisa diikuti dan dilakukan oleh semua NGO dan para pihak terkait lainnya,” tuturnya.

Sementara itu Kepala Desa Buakkang H Burhan Dg Bani menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada DMC Ikatek Unhas dan semua pihak yang terlibat dalam kegiatan ini.

“Pemerintah desan sangat berterima kasih dengan kegiatan literasi bencana ini. Kami berharap agar kegiatan ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan demi menciptakan Generasi Tanggap Bencana,” ucapnya.

Hal senada juga disampaikan oleh ibu Nunuk Agus Setiyarini S,Pd selaku Kepala SMK Muhammadiyah Desa Buakkang Kecamatan Bungaya, Kabupaten Gowa.

Nunuk sangat mengharapkan agar program ini bisa terus dilakukan secara berkelanjutan setiap semester atau minimal sekali dalam setahun.

“Semoga bisa sekali setahun diadakan. Dengan harapan ada siswa kami yang nantinya Tanggap akan Bencana. Kami wilayah di sini termasuk daerah yang memiliki risiko terjadi bencana, seperti longsor,” tuturnya.

Aksi yang dilakukan pengurus DMC Ikatek Unhas ini bagian dari perayaan kedua tahun berdirinya lembaga otonom Ikatek Unhas yang fokus dalam penanganan musibah dan bencana.

DMC Ikatek Unhas berdiri tahun 2020. Aksi literasi bencana ini merupakan program dari konsep Kesiapsiagaan dan Pengurangan Resiko Bencana tersebut dengan menjalankan Program Generasi Tanggap Bencana atau Gen – T.

Kegiatan yang dilakukan adalah mengedukasi Generasi Muda dan masyarakat umum terkait Literasi Bencana Indonesia dan melakukan Simulasi Tanggap Darurat.

Harapannya, dari kegiatan-kegiatan ini dapat menghasilkan Generasi Muda Tanggap Bencana dan komunitas Sumber Daya Masyarakat yang sadar dan siap akan Tanggap Darurat Bencana.

Sekadar diketahui, tanggal 26 April ditetapkan sebagai Hari Kesiapsiagaan Bencana oleh BNPB dan diperingati setiap tahunnya oleh semua penggiat Filantropi.

Kemudian tanggal 13 Oktober diperingati sebagai Hari Pengurangan Resiko Bencana Internasional yang dirancang oleh Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Peringatan hari-hari itu untuk mendorong masyarakat dan pemerintah untuk ambil bagian dalam membangun komunitas dan masyarakat yang tahan terhadap bencana alam.

Bahkan hal tersebut telah menjadi bagian dari Proklamasi Dekade Pengurangan Bencana Alam Internasional sejak tahun 1990.

Mari terus dukung aksi-aksi lapangan Team DMC Ikatek Unhas. Donasi dapat ditransfer melalui Bank BSI (451) No. Rek. 7709-9090-98 A.n DMC Ikatek Unhas. Konfirmasi transferan melalui nomor telepon 0813 4107 0900. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *