MAKASSAR, SOLUSINEWS.ID — Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Kota Makassar menemui keluarga Rafli Ramadhani, 19 tahun, yang akrab disapa Pingky, korban dalam peristiwa tawuran di Jalan Al Markaz, Kecamatan Tallo, Makassar, Selasa (6/10/2026).
Kedatangan jajaran pengurus GMBI Kota Makassar ke kediaman korban untuk menyampaikan belasungkawa sekaligus memberikan dukungan moril kepada keluarga yang tengah berduka.
Ketua GMBI Kota Makassar, Walinono Haddade, menyampaikan rasa duka atas meninggalnya Rafli. Ia berharap keluarga korban diberi ketabahan dan keikhlasan dalam menghadapi musibah tersebut.
“Kami berharap pihak keluarga diberi ketabahan dan keikhlasan yang luas. Kami juga memberikan kepercayaan sepenuhnya kepada aparat hukum, dalam hal ini kepolisian, untuk segera mengungkap pelaku secara transparan dan menuntaskan kasus ini secepatnya,” ujar Walinono.
Selain menyampaikan dukungan kepada keluarga korban, GMBI juga mengimbau masyarakat, khususnya warga Kecamatan Tallo, agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi.
Walinono meminta masyarakat menahan diri dan menyerahkan sepenuhnya proses penanganan perkara kepada aparat penegak hukum.
“Kami mengimbau seluruh warga agar tidak terprovokasi oleh berita tidak benar atau hoaks yang justru dapat memperkeruh suasana dan menimbulkan keresahan baru. Mari kita menjaga ketertiban dan kebersamaan di tengah masyarakat,” tegasnya.
Peristiwa tawuran tersebut diketahui terjadi sekitar pukul 02.50 Wita. Rafli meninggal dunia setelah diduga terkena tembakan dalam peristiwa tersebut.
Selain menelan korban jiwa, kericuhan juga berujung pada pembakaran posko gabungan TNI-Polri yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap rangkaian peristiwa serta pihak yang bertanggung jawab atas kejadian tersebut. (*)







