Kadinkes Makassar Tinjau Posyandu Dahlia Saat Penilaian Lomba Kelurahan Berprestasi Sulsel

MAKASSAR, SOLUSINEWS.ID – Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, dr. Nursaidah Sirajuddin, M.Kes, meninjau langsung pelayanan kesehatan di Posyandu Dahlia, Kelurahan Gunung Sari, Kecamatan Rappocini, saat kunjungan Tim Penilai Lomba Penjaringan Desa dan Kelurahan Berprestasi Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026, Senin (27/7/2026).

Kehadiran Kepala Dinas Kesehatan bersama Tim Penilai Provinsi menjadi bagian dari proses penilaian lapangan yang berfokus pada kualitas pelayanan kesehatan dasar, inovasi posyandu, serta kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pembangunan kesehatan di tingkat kelurahan.

Dalam peninjauan tersebut, tim menilai pelaksanaan pelayanan Posyandu Dahlia, mulai dari pemeriksaan kesehatan ibu dan anak, pemantauan status gizi balita, hingga peran aktif kader posyandu dalam memberikan edukasi kepada masyarakat.

Selain itu, penilaian juga menitikberatkan pada empat pilar transformasi kesehatan di tingkat kelurahan, yakni digitalisasi Posyandu melalui pemanfaatan aplikasi pencatatan tumbuh kembang anak secara real-time, efektivitas program pencegahan stunting melalui pemberian makanan tambahan (PMT) berbasis pangan lokal bergizi, kompetensi kader dalam edukasi pencegahan penyakit menular dan tidak menular, serta integrasi layanan Posyandu Dahlia dengan Puskesmas Rappocini, khususnya dalam meningkatkan cakupan imunisasi dasar lengkap.

Bacaan Lainnya

Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, dr. Nursaidah Sirajuddin, mengatakan inovasi dan penguatan layanan posyandu menjadi bagian penting dari transformasi layanan kesehatan primer. Menurutnya, kolaborasi antara puskesmas, kader posyandu, pemerintah kelurahan, dan masyarakat menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.

Melalui penilaian tersebut, Dinas Kesehatan Kota Makassar berharap Posyandu Dahlia dapat menjadi contoh praktik baik dalam penyelenggaraan layanan kesehatan berbasis masyarakat sekaligus memperkuat upaya peningkatan kesehatan ibu dan anak, percepatan penurunan stunting, serta penguatan pelayanan kesehatan primer di Kota Makassar.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *