Kadis Kominfo Pasangkayu Hadiri Konsultasi Publik KLHS RDTR WP Bulu Taba

Kepala Dinas Kominfopers Pasangkayu Dr Badaruddin S.Pd, M.Si, mengikuti kegiatan Konsultasi Publik l Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) dan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) RDTR WP Bulu Taba, Kabupaten Pasangkayu, Kamis (14/9/2023), di Hotel Trisakti Pasangkayu.(asis/solusinews.id)

PASANGKAYU, SOLUSINEWS.ID – Kepala Dinas Kominfopers Pasangkayu Dr Badaruddin S.Pd, M.Si, mengikuti kegiatan Konsultasi Publik l Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) dan Kajian  Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) RDTR WP Bulu Taba, Kabupaten Pasangkayu, Kamis (14/9/2023), di Hotel Trisakti Pasangkayu.

Kegiatan dibuka Bupati Pasangkayu yang diwakili Asisten II, Imran Makmur.

Hadir Direktur Bina Perencanaan Tata Ruang Daerah Wilayah ll, Asisten I dan Asisten II Pemkab Pasangkayu, serta Kepala OPD lingkup Pemkab Pasangkayu.

Kepala Dinas Kominfopers Pasangkayu Dr Badaruddin S.Pd, M.Si, mengikuti kegiatan Konsultasi Publik l Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) dan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) RDTR WP Bulu Taba, Kabupaten Pasangkayu, Kamis (14/9/2023), di Hotel Trisakti Pasangkayu.(asis/solusinews.id)

Sementara Kepala Dinas Kominfopers, Badaruddin, turut menyepakati dan menandatangani berita acara konsultasi publik “Penyepakatan Isu Pembangunan Berkelanjutan Strategis Penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) WP Bulu Taba.”

Bacaan Lainnya

Adapun hal-hal yang disepakati dalam konsultasi publik KLHS RDTR WP Bulu Taba yaitu :

Berdasarkan hasil penapisan daftar panjang isu pembangunan berkelanjutan oleh tim penyusun bersama pemangku kepentingan, maka diperoleh isu pembangunan berkelanjutan strategis dalam penyusunan KLHS RDTR WP Bulu Taba yaitu :

  1. Tingginya kejadian bencana banjir
  2. Penurunan Keanekaragaman hayati
  3. Krisis air bersih
  4. Pengelolaan persampahan, pengelolaan limbah B3 dan limbah domestik yang kurang maksimal
  5. Perekonomian yang kurang berkembang
  6. Kurangnya infrastruktur sosial
  7. Legalitas kepemilikan tanah

Berdasarkan hasil pemusatan isu pembangunan berkelanjutan oleh tim penyusun dan penilaian isu pembangunan berkelanjutan bersama pemangku kepentingan, dihasilkan sebanyak enam isu pembangunan berkelanjutan strategis paling prioritas, yaitu :

  1. Tingginya kejadian bencana banjir.
  2. Penurunan Keanekaragaman hayati.
  3. Krisis air bersih
  4. Pengelolaan persampahan, pengelolaan limbah B3 dan limbah domestik yang kurang maksimal.
  5. Kurangnya infrastruktur sosial.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *