SINJAI, SOLUSINEWS.ID – Adanya pandemi Covid-19 turut memicu tingginya jasa pengiriman barang atau ekspedisi di sejumlah perusahaan swasta pengiriman barang di Indonesia.
Meski demikian, PT Pos Indonesia sebagai salah satu Badan usaha Milik Negara (BUMN) tetap mampu eksis dan melayani tingginya kebutuhan masyarakat dalam pelayanan jasa pengiriman paket dan barang ke sejumlah daerah.
Di sejumlah daerah di Indonesia, jasa pengiriman paket dan barang di PT Pos Indonesia masih cukup tinggi. Salah satunya di Kantor Pos Cabang Sinjai.
Kepala Kantor Pos Cabang Sinjai, Syukur Surung, menyebutkan selama pandemi Covid-19, jumlah pengiriman meningkat baik dalam bentuk barang maupun surat.
Malah, pengiriman paket barang ke luar negeri dari Sinjai dan sebaliknya justru meningkat dibanding sebelum adanya pandemi.
Contohnya seperti kiriman paket dari luar negeri Malaysia ke Sinjai yang umumnya berupa uang.
“Sedangkan paket yang dikirim ke luar negeri (dari Sinjai) biasanya berupa paket barang. Kemarin (17/3) itu di Lappa ada yang ekspor kepiting dan teripang ke Jepang,” ungkap Syukur, Kamis (18/3/2021).

Diakui awal masa pandemi pada bulan Maret 2020, pengiriman barang mengalami penurunan.
“Namun, seiring waktu mulai Agustus 2020 hingga Maret 2021 ini mengalami peningkatan hingga 23 persen,” katanya.
Peningkatan ini menurut Syukur disebabkan karena terbatasnya aktivitas pembelian langsung masyarakat dalam membeli barang di lapangan.
Sehingga transaksi jual beli banyak dilakukan secara online kemudian barangnya dikirim melalui Kantor Pos.
“Orang di masa pandemi mengurangi tatap muka sehingga ada pergerakan kenaikan transaksi online. Salah satunya menggunakan Kantor Pos sebagai solusinya,” terangnya.
Paket Q9
Di masa pandemi ini, Kantor Pos Sinjai melahirkan beberapa inovasi seperti inovasi Q9. Inovasi Q9 yaitu layanan pengiriman paket dalam kota yang ditargetkan sampai dalam waktu 9 jam.
Ada juga paket ekspres yang durasi pengirimannya ditargetkan sampai ke tujuan dalam sehari.(*)







