MyParkir Presentasikan Digitalisasi Parkir di Situbondo, Dorong Integrasi Data dan Sistem Parkir Berlangganan

SITUBONDO, SOLUSINEWS.ID – Manajemen MyParkir terus memperluas komunikasi dan penjajakan kerja sama dengan pemerintah daerah di Jawa Timur dalam mendukung transformasi digital tata kelola perparkiran.

Kali ini, tim MyParkir melakukan pertemuan sekaligus presentasi sistem digitalisasi parkir di Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Kamis (5/11/2026).

 

Tim myparkir presentasi di Dishub Situbondo

 

Bacaan Lainnya

Pertemuan tersebut diterima langsung Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Situbondo, Drs. Nugroho, M.Si., didampingi sekretaris dinas serta sejumlah staf terkait.

Dalam pertemuan itu, tim MyParkir memaparkan berbagai fitur dan keunggulan sistem pengelolaan parkir berbasis digital yang telah dikembangkan, mulai dari sistem pembayaran, pengawasan transaksi, pengelolaan juru parkir hingga pelaporan penerimaan retribusi secara transparan dan terintegrasi.

Salah satu pembahasan penting adalah peluang integrasi data serta digitalisasi sistem parkir berlangganan yang saat ini telah berjalan melalui layanan Samsat.

Melalui teknologi MyParkir, sistem parkir berlangganan yang telah diterapkan di Kabupaten Situbondo berpotensi dikembangkan lebih lanjut, khususnya dalam integrasi data kendaraan, verifikasi status langganan, serta pengawasan pelayanan parkir di lapangan.

Dengan integrasi tersebut, petugas parkir nantinya dapat melakukan pengecekan status langganan kendaraan secara digital, sehingga pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih mudah, cepat, dan terukur.

Selain sistem berlangganan, MyParkir juga memperkenalkan konsep pembayaran parkir menggunakan voucher digital, voucher fisik, serta QRIS yang terintegrasi dalam satu ekosistem.

Kadishub Situbondo Apresiasi Inovasi MyParkir

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Situbondo, Nugroho, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada tim MyParkir atas presentasi dan berbagai informasi mengenai inovasi teknologi pengelolaan parkir yang disampaikan.

Menurutnya, pemaparan tersebut memberikan tambahan pengetahuan dan wawasan baru mengenai peluang pengembangan tata kelola perparkiran berbasis teknologi digital.

Nugroho juga menyambut baik kesempatan berdiskusi mengenai berbagai alternatif pengembangan sistem parkir, termasuk kemungkinan integrasi dengan layanan parkir berlangganan yang telah berjalan di Kabupaten Situbondo.

Sementara itu, Founder MyParkir, Rudihartono, menjelaskan bahwa MyParkir dikembangkan sebagai solusi pengelolaan parkir yang mengintegrasikan seluruh proses pelayanan, transaksi, pengawasan, dan pelaporan dalam satu sistem.

Menurutnya, digitalisasi parkir tidak harus mengubah seluruh mekanisme yang telah diterapkan pemerintah daerah. Sebaliknya, teknologi dapat digunakan untuk memperkuat dan menyempurnakan sistem yang sudah berjalan.

“Daerah yang telah menerapkan parkir berlangganan melalui Samsat tidak harus mengganti sistemnya. MyParkir dapat menjadi solusi untuk mengintegrasikan data dan memperkuat pengawasan di lapangan, sehingga pengelolaan parkir semakin efektif dan transparan,” jelas Rudihartono.

Ia menambahkan, salah satu keunggulan MyParkir adalah fleksibilitas sistem yang dapat disesuaikan dengan kebijakan dan kebutuhan masing-masing pemerintah daerah.

Melalui pendekatan tersebut, MyParkir diharapkan dapat menjadi mitra teknologi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan perparkiran sekaligus mendukung optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Pertemuan di Situbondo ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan MyParkir di Jawa Timur dalam memperkenalkan inovasi digitalisasi parkir kepada sejumlah pemerintah daerah.

Sebelumnya, tim MyParkir juga melakukan komunikasi dan pertemuan dengan sejumlah pihak di Surabaya dan Kabupaten Jember guna membahas pengembangan sistem pengelolaan parkir berbasis digital.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *