JEMBER, SOLUSINEWS.ID – Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, terus mendorong modernisasi tata kelola perparkiran melalui pemanfaatan teknologi digital. Salah satu langkah yang tengah dijajaki adalah penggunaan platform MyParkir untuk mendukung sistem parkir berlangganan sekaligus digitalisasi pembayaran parkir harian.
Rencana tersebut mengemuka dalam pertemuan antara tim MyParkir dan Dinas Perhubungan Kabupaten Jember yang berlangsung di Pendopo Bupati Jember.
Pertemuan tersebut membahas peluang pemanfaatan teknologi MyParkir dalam mendukung kebijakan perparkiran yang tengah dikembangkan Pemerintah Kabupaten Jember, khususnya sistem parkir berlangganan dan pembayaran parkir harian secara digital.
Sejak 2 November 2026, Pemerintah Kabupaten Jember mulai menerapkan sistem parkir berlangganan yang pembayarannya terintegrasi dengan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) melalui Samsat.
Program tersebut diperuntukkan bagi kendaraan dengan nomor polisi Kabupaten Jember, dengan tarif berlangganan sebesar Rp30.000 per tahun untuk sepeda motor dan Rp60.000 per tahun untuk mobil.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Jember, Gatot Triyono, A.Md.LLAJ., S.T., M.Si., berupaya memaksimalkan cakupan layanan parkir berlangganan, termasuk bagi kendaraan yang menggunakan nomor polisi dari luar Kabupaten Jember.
Untuk mendukung rencana tersebut, Dinas Perhubungan Kabupaten Jember tengah menjajaki pemanfaatan sistem MyParkir sebagai alternatif layanan parkir berlangganan secara digital.
Melalui platform MyParkir, kendaraan dengan nomor polisi luar Jember nantinya diharapkan dapat melakukan pendaftaran dan pembayaran parkir berlangganan secara lebih mudah tanpa harus melalui mekanisme pembayaran PKB di Samsat Jember.
Selain sistem berlangganan, Pemkab Jember juga menyiapkan konsep pembayaran parkir harian menggunakan voucher digital dan QRIS yang terintegrasi dalam satu sistem.
Sementara itu, Representative MyParkir Wilayah Jawa Timur, Ade Zulkifly, S.E., M.M., menyambut positif penjajakan kerja sama tersebut. Menurutnya, MyParkir memiliki sistem yang fleksibel dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan serta kebijakan masing-masing pemerintah daerah.
Ade menjelaskan bahwa MyParkir siap mendukung pengembangan sistem parkir berlangganan di Kabupaten Jember, khususnya untuk kendaraan dengan nomor polisi luar daerah yang belum terakomodasi melalui mekanisme pembayaran di Samsat.
“MyParkir telah menyiapkan ekosistem pengelolaan parkir yang terintegrasi, mulai dari sistem berlangganan, voucher digital, hingga pembayaran QRIS. Seluruh transaksi dapat tercatat secara real-time sehingga memudahkan pemerintah daerah melakukan monitoring dan evaluasi,” ungkap Ade.
Ia juga menilai bahwa penggabungan sistem berlangganan dan pembayaran parkir harian dalam satu platform dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat sekaligus membantu pemerintah daerah mengoptimalkan penerimaan dari sektor perparkiran.
“Harapan kami, teknologi MyParkir dapat menjadi bagian dari solusi digitalisasi perparkiran di Kabupaten Jember. Kami siap menindaklanjuti hasil pertemuan ini melalui pembahasan teknis bersama Dinas Perhubungan,” lanjutnya dalam draf tanggapan tersebut.
Platform MyParkir telah menyediakan berbagai fitur pengelolaan parkir, mulai dari sistem berlangganan, voucher digital, pembayaran QRIS, hingga pencatatan transaksi secara real-time.
Salah satu keunggulan MyParkir adalah fleksibilitas sistem berlangganan yang dapat disesuaikan dengan kebijakan pemerintah daerah, termasuk pengaturan masa berlaku, kategori kendaraan, dan wilayah layanan.
Sementara itu, voucher digital memungkinkan masyarakat membeli hak parkir melalui kanal digital untuk kemudian digunakan saat melakukan transaksi parkir.
Integrasi berbagai metode pembayaran tersebut diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat dan petugas parkir sekaligus meningkatkan efektivitas pengawasan penerimaan daerah dari sektor perparkiran.
Penjajakan kerja sama antara Dinas Perhubungan Kabupaten Jember dan MyParkir menjadi bagian dari upaya menghadirkan sistem pengelolaan parkir yang lebih modern, transparan, dan akuntabel.
Apabila rencana tersebut terealisasi, Kabupaten Jember dapat mengembangkan model pengelolaan parkir yang menggabungkan sistem berlangganan melalui Samsat, langganan digital bagi kendaraan luar daerah, serta pembayaran parkir harian menggunakan voucher digital dan QRIS dalam satu ekosistem terintegrasi.







