Lanjutkan Kolaborasi, Kepala Dinkes Makassar Sebut AHF Akan Tambah Puskesmas Layanan HIV di Makassar

Kepala Dinkes Kota Makassar, dr Nursaidah Sirajuddin, bersama sejumlah pejabat pemkot terkait menemani Wali Kota Munafri Arifuddin saat menerima audiensi perwakilan AIDS Healthcare Foundation (AHF) di Kantor Balai Kota Makassar, Rabu (17/9/2025).(*)

MAKASSAR, SOLUSINEWS.ID — Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, dr Nursaidah Sirajuddin, bersama sejumlah pejabat pemkot terkait. menemani Wali Kota Munafri Arifuddin menerima audiensi perwakilan AIDS Healthcare Foundation (AHF) di Kantor Balai Kota Makassar, Rabu (17/9/2025).

Dalam pertemuan tersebut, AHF menyampaikan evaluasi program yang telah berjalan di Makassar sekaligus rencana kemitraan untuk periode 2025.

Organisasi internasional yang berfokus pada penanggulangan HIV/AIDS itu juga meminta arahan terkait proses penandatanganan rencana kerja tahunan (RKT) 2025, setelah perpanjangan RKT 2024 selesai dilakukan.

Perwakilan AHF, Lusi Siagian, menjelaskan bahwa program AHF di Makassar sudah bermitra dengan tiga puskesmas dan satu lembaga swadaya masyarakat (LSM) lokal.

Bacaan Lainnya

Dalam pertemuan itu, Lusi juga meminta arahan Wali Kota Makassar untuk penandatanganan rencana kerja tahunan 2025. Kemitraan dengan AHF tersebut mencakup berbagai kegiatan pencegahan, pengobatan, promosi kesehatan, dan edukasi kepada masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dinkes dr Ida, sapaan akrab dr Nursaidah Sirajuddin, mengatakan AHF akan menambah satu puskesmas lagi sebagai pusat lahanan HIV Makassar.

“Kami sangat terbantu dengan adanya NGO seperti AHF. Mereka tidak hanya mendanai, tapi juga menjangkau pasien dan menjaga privasi mereka,” katanya.

Ia menerangkan, layanan khusus pasien HIV di puskesmas tidak mengikuti alur pasien umum, melainkan disediakan ruang khusus yang aman dan tertutup.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dikatakan juga menyambut baik inisiatif AHF dan menegaskan pentingnya kerja sama yang berkelanjutan.

Menurutnya, kolaborasi semacam ini sejalan dengan visi Pemkot dalam mengatasi berbagai problem sosial melalui kemitraan yang inklusif.

Pemkot mengharapkan melalui sinergi AHF tersebut, program penanggulangan HIV/AIDS dapat berjalan lebih efektif, menjangkau kelompok rentan, dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pencegahan serta perawatan bagi penderita HIV/AIDS.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *