NGO Asal Belanda Akan Kunjungi Maros: Dorong Pariwisata Berbasis Pengalaman Autentik

Maros, Solusinews.id – Pengelola Leang Panning yang juga Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Maros periode 2025–2029, Rudihartono, menerima kunjungan dari perwakilan organisasi non-pemerintah (NGO) asal Belanda, PUM.NL, yakni Mr. Stevy Thiorizt, dalam rangka membahas agenda kunjungan resmi ke Maros pada 25 Juni 2025 mendatang.

Dalam kunjungan tersebut, delegasi PUM.NL dijadwalkan akan mengeksplorasi dua destinasi utama di Kabupaten Maros, yakni Rammang Rammang dan Leang Panning. Kunjungan ini menjadi bagian dari inisiatif kolaborasi internasional dalam pengembangan wisata berkelanjutan dan pelestarian warisan budaya.

Mr. Stevy Thiorizt menyampaikan keprihatinannya terhadap ketidaksesuaian antara ekspektasi wisatawan mancanegara dengan pengalaman nyata yang mereka temui di lapangan.

“Selama ini banyak destinasi di Indonesia, termasuk di Sulawesi, belum mampu menyajikan pengalaman wisata yang sesuai dengan ekspektasi wisatawan mancanegara. PUM.NL hadir untuk membantu menyeimbangkan antara ekspektasi dan experience, agar destinasi tidak hanya indah di promosi, tapi juga berkesan saat dikunjungi,” ujarnya.

PUM.NL dikenal aktif dalam proyek-proyek sosial, budaya, dan lingkungan hidup lintas negara, termasuk dalam penguatan kapasitas komunitas lokal dalam sektor pariwisata. Kunjungan ini diharapkan menjadi pintu masuk untuk membangun standar pelayanan dan narasi wisata yang lebih kuat, khususnya di destinasi bersejarah seperti Leang Panning.

Ketua BPPD Maros, Rudihartono, menyambut baik kehadiran NGO internasional tersebut.

“Kami optimis kerja sama ini akan memperkuat posisi Maros sebagai destinasi unggulan, tidak hanya secara visual, tetapi juga dari sisi kualitas pengalaman wisata,” tegasnya.

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *