Operator dan Kepala SD di Sinjai Tepis Isu Fee dari Penerbit Buku untuk Disdik

ilustrasi. Pelajar membaca buku di perpustakaan Sinjai.

SINJAI, SOLUSINEWS.ID – Operator SD 76 di Kecamatan Sinjai Barat, Mansyur, membeberkan kronologi terkait pesan WhatsApp dari nomornya kepada pihak penerbit IP.

Isi pesan tersebut terkait pemberian fee 40 persen oleh penerbit ternama “Er” yang dikumpul oleh Dinas Pendidikan Sinjai dan Kepala Sekolah.

Rumor ini menyeruak awal januari 2024. Bahkan beredar tangkapan layar WA antara Mansyur dengan penyedia buku IP yang meminta agar pihak sekolah memesan buku ke penerbit IP.

Namun, permintaan itu tidak dipenuhi karena sekolah telah menjalin kerja sama dengan penerbit Er.

Bacaan Lainnya

Bahkan diduga fee 40 persen telah diberikan dan dikumpul oleh Disdik dan Kepala Sekolah yang akan dibawa jalan-jalan ke luar daerah.

Mansyur mengaku tak tahu adanya pesan WA yang dikirimkan kepada Ar dari pihak IP.

Mansyur malah curiga, pesan itu justru ditulis sendiri oleh Ar.

Kecurigaan itu muncul karena Mansyur pernah memesankan buku SD 182 Sinjai Barat ke penerbit IP.

Namun, pesanan tersebut dibatalkan sehingga Ar meminjam HP milik Mansyur untuk menyampaikan ke bosnya atas pembatalan itu.

Dari situ Mansyur  makin curiga kalau HP-nya digunakan membuat pesan yang dibuat sendiri oleh Ar

lalu mengirimnya ke HP miliknya sendiri.

“Yang jelas bukan saya yang mengetik, saya tidak pernah menulis pesan se-formal itu,” ungkapnya.

Terkait jalan-jalan kepsek yang diduga dibiayai oleh penerbit tertentu, Kepala SD 41 Samaenre, Sinjai Selatan, Darmawati Tahir, juga mengklarifikasi.

Ia mengaku perjalanannya ke Jakarta-Bandung beberapa waktu lalu menggunakan dana pribadi. Bukan berdasarkan fee anggaran buku yang diduga diberikan pihak penerbit ER.

Pernyataan yang sama diutarakan Yusuf, Kepala SD 68 Manipi.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *