LUTIM, SOLUSINEWS.ID – Bupati Luwu Timur, H. Irwan Bachri Syam, bersama unsur Forkopimda Lutim, menghadiri panen raya padi di Desa Wanasari, Kecamatan Angkona, Minggu (4/5/2025).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Kampung Pangan Adhyaksa yang digagas oleh Kejaksaan Negeri Luwu Timur.
Acara tersebut turut dihadiri oleh Kepala Kejaksaan Negeri Lutim, Budi Nugraha, beserta jajaran, Kapolres Lutim, AKBP Zulkarnain, Ketua Pengadilan Agama Lutim, Rajiman, Perwira Penghubung Mayor Inf. Syarifuddin, serta Kepala Cabang Bulog Palopo, Adi Yanuar.
Dalam sambutannya, Bupati Irwan menyatakan bahwa program Kampung Pangan Adhyaksa menjadi contoh nyata sinergi antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum dalam mendukung ketahanan pangan di Luwu Timur.
“Hari ini, kita menyaksikan hasil nyata dari kolaborasi yang baik antara Pemda dan Kejaksaan Negeri Lutim dalam upaya memperkuat ketahanan pangan melalui program Kampung Adhyaksa,” ungkapnya.
Menurut Irwan, keberadaan Kampung Adhyaksa telah memberikan dampak signifikan bagi pengembangan sektor pertanian, khususnya di 14 desa binaan.
“Kami sangat berterima kasih kepada pihak Kejaksaan atas inisiatif yang sangat membantu masyarakat, terutama petani. Ini sejalan dengan visi pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan petani di Luwu Timur,” jelas Bupati.
Di akhir sambutannya, Bupati Irwan berharap agar program ini dapat terus diperluas dan didukung oleh semua pihak, termasuk TNI, Polri, dan elemen masyarakat lainnya.
“Saya mengajak seluruh kepala desa untuk terus mendukung program-program pemerintah, baik dari kejaksaan, kepolisian, maupun TNI demi kesejahteraan masyarakat Luwu Timur,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Lutim, Budi Nugraha, mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur terhadap program Kampung Pangan Adhyaksa.
“Panen raya hari ini adalah bukti nyata dari kerja sama yang baik antara Kejaksaan dan Pemda. Program ini akan terus kita tingkatkan agar dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujar Budi.
Budi menyebutkan, Desa Wanasari merupakan salah satu desa binaan penghasil padi terbesar di Luwu Timur, dengan luas lahan mencapai 400 hektar, sementara sisanya difokuskan untuk pengembangan kawasan perkebunan.
“Kami berharap agar sinergi yang telah terjalin dapat terus diperkuat, sehingga program ini tidak hanya mampu meningkatkan produksi pangan, tetapi juga menumbuhkan ekonomi masyarakat,” pungkas Budi Nugraha.
Sebagai penutup, Bupati Irwan bersama Forkopimda melakukan panen padi secara simbolis menggunakan combine harvester, sebelum akhirnya menyaksikan proses penyerahan hasil panen kepada Perum Bulog sebagai upaya memastikan serapan hasil pertanian petani. (*)







