Pemerintah Resmi Pasarkan Vaksin Gotong Royong, Menantu Cantik SBY Layangkan 4 Pertanyaan Kritis

Annisa Poohan (source: instagram@annisayudhoyono)

SOLUSINEWS.ID – Melalui ciutannya di twitter, istri Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Annisa Pohan, menyoroti tentang Vaksin Gotong Royong yang dipasarkan pemerintah melalui jaringan klinik Kimia Farma.

Layanan Vaksin Gotong Royong berbayar bagi individu itu resmi dibuka pemerintah di delapan jaringan klinik Kimia Farma.

Melalui unggahannya di twitter @AnnisaPohan, menantu Presiden RI ke-6 itu menyodorkan 4 pertanyaan kepada pihak pemerintah berwenang tentang vaksin tersebut.

Berikut ciutan pertanyaan Annisa Poohan di twitternya :

Bacaan Lainnya
  1. “15 juta vaksin adalah angka yang cukup besar , bagaimana cara menghindari conflict of interest dari sebagian pihak yg memiliki potensi untuk diuntungkan?
  2. “Bagaimana meyakinkan rakyat bahwa vaksin hibah dengan merek sama, akan dibagikan secara gratis bukan ikut dijual?”
  3. “Pertanyaan tambahan saya, mohon bisa bantu jawab kalau ada: Ada yang familiar dengan Vaksin Cansino?
  4. Bagaimana izin dan efikasi, kenapa kita pilih Cansino untuk program ini. Kalau ini dijual melalui perusahaan saja, kenapa skrg dijual bebas di Kimia Farma untuk masyarakat?”
twitter annisa poohan

Annisa juga menambahkan ciutannya :

“Jika dari pemerintah bisa meyakinkan & menjelaskan kepada kami, supaya jelas dan tidak timbul krisis kepercayaan. Tolong dijawab dg baik oleh yang kredibel bukan oleh buzzer dg cara kasar. Cara menjawab adalah wujud keseriusan dr yg terkait mengenai vaksin program gotong royong”.

“Krn satu2nya mewakili rakyat bertanya adalah melalui anggota fraksi Partai namun sering tdk diberikan kesempatan bertanya bahkan diabaikan.Jd satu2nya melalui media socmed terbuka di publik mungkin ada yg bisa dengarkan& jawab. Kl mentok juga artinya Buruk sekali demokrasi kita.”

Sekadar diketahui Program Vaksin Gotong Royong dikeluarkan pemerintah melalui Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 19 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan Pandemi COVID-19.

Program Vaksin Gotong Royong menggunakan dua vaksin asal China, Sinopharm dan Cansino.

Sementara Vaksin Sinovac, AstraZeneca, Novavac, dan Pfizer tidak digunakan untuk program Gotong Royong.

Tujuan dari program Vaksin Gotong Royong adalah memperbanyak cakupan vaksinasi Covid-19.

Saat ini sebanyak 28.000 perusahaan telah mendaftar melalui Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) untuk mengikuti program Vaksin Gotong Royong.

Pemerintah melalui Bio Farma berkomitmen menyiapkan 15 juta dosis vaksin untuk program tersebut.

Sementara Direktur Utama PT Kimia Farma Tbk, Verdi Budidarmo, menyebutkan untuk tahap awal program Vaksinasi Gotong Royong Individu hanya memberi layanan di 8 klinik Kimia Farma.

Delapan klinik Kimia Farma tersebut tersebar di 6 kota, namun nantinya layanan program vaksin gotong royong akan diperluas ke kota-kota lain termasuk di pusat perbelanjaan.

Lokasi Klinik Kimia Farma yang melayani pembelian vaksin :

  1. Kimia Farma Senen (Jakarta), kapasitas 200 orang per hari
  2. Kimia Farma Pulogadung (Jakarta), kapasitas 200 orang per hari
  3. Kimia Farma Blok M (Jakarta), kapasitas 100-200 orang per hari
  4. Kimia Farma Supratman (Bandung, Drive Thru), kapasitas 200 orang per hari
  5. Kimia Farma Citarum (Semarang), kapasitas 100 orang per hari
  6. Kimia Farma Sukoharjo, kapasitas 500 orang per hari
  7. Kimia Farma Sedati (Surabaya), kapasitas 200 orang per hari
  8. Kimia Farma Batubulan (Bali), kapasitas 100 orang per hari.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *