SOLUSINEW.ID – Pasca pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) khususnya Pertalite sejak Sabtu (3/9/2022), masyarakat pengguna kendaraan khususnya di wilayah Jawa mulai beralih menggunakan BBM non Pertamina, salah satunya BBM Vivo.
BBM Vivo adalah salah satu bahan bakar kendaraan milik swasta yang masuk ke Indonesia melalui PT Vivo Energi Indonesia.
Perusahaan ini merupakan anak perusahaan raksasa Vitol Group yang berbasis di Swiss.
SPBU Vivo sendiri telah hadir beroperasi di Indonesia sejak tahun 2017. Saat ini belasan SPBU Vivo tersebar di tiga provinsi di Indonesia yaitu DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten.
Saat harga Pertalite naik menjadi Rp 10 ribu per liter, sebagian warga lebih memilih mengisi BBM kendaraannya di SPBU milik vivo. Apalagi, sebelumnya harga Vivo RON 89 yang setara Pertalite lebih murah.
Saat ini harga Vivo Revvo 89 per 27 September 2022 naik Rp 11.600 per liter. Meski demikian, sebagian masyarakat tetap memilih mengisi BBM kendaraannya di SPBU milik Vivo.
Disadur dari Kompas, Kamis (29/9/2022), menyebutkan sejumlah pengemudi ojek online (ojol) mengaku lebih nyaman saat mengisi di SPBU Vivo dan menggunakan BBM tersebut.
Pengemudi ojol bernama Okto (32) mengaku BBM Vivo cenderung lebih hemat dan tahan lama digunakan dibandingkan BBM milik Pertamina.
Dengan membeli BBM Vivo sebesar Rp 20 ribu – Rp 30 ribu, Okto bisa lebih lama berkendara seharian tanpa khawatir isi BBM nya cepat berkurang.
Menurutnya, BBM Vivo lebih irit. “Dari pagi misalnya, kalau isi Vivo itu Rp 20 ribu – Rp 30 ribu sudah bisa keliling Bekasi,” ungkapnya.
Hal senada diungkapkan pengemudi ojol lainnya, Rizky (23). “Bahan bakar di Vivo lebih irit. Takarannya juga enggak tahu kenapa lebih pas. …tapi kalau isi Pertalite, besoknya sudah isi lagi,” bebernya.
Sebelumnya memang marak isu tentang penurunan kualitas BBM Pertalite yang dijual Pertamina. Pertalite pasca haganya naik Rp 10 ribu per liter malah dirasakan masyarakat lebih boros.
Tak heran, masyarakat mulai kian banyak beralih mengisi BBM kendaraannya di SPBU Vivo.
Sebelumnya BBM jenis Vivo Revvo 89 dibanderol dengan harga Rp 8.900 per liter yang lebih murah dibanding Pertalite. Saat ini kembali mengalami penyesuaian harga yang lebih mahal sedikit dibanding Pertalite.
Selain beroperasi di sejumlah kota di Indonesia, Vivo juga terdapat di beberapa negara lain seperti di Belanda, London, Afrika, Singapura, dan Australia.
Berikut daftar harga BBM Vivo per liter per 27 September 2022 :
Harga Vivo Revvo 89 Rp 11.600 per liter
Harga Vivo Revvo 92 Rp 15.400 per liter
Harga Vivo Revvo 95 Rp 16.100 per liter.(*)







