POAC adalah singkatan dari Planning, Organizing, Actuating, dan Controlling. Keempat elemen tersebut merupakan fungsi dasar dalam manajemen.
Berikut penjelasan masing-masing tahapan beserta contoh penerapannya dalam konteks kegiatan komunikasi pemasaran:
-
Planning (Perencanaan)
Perencanaan adalah proses menentukan tujuan dan merumuskan langkah-langkah yang diperlukan untuk mencapainya.
Dalam konteks komunikasi pemasaran, perencanaan melibatkan penentuan target pasar, pesan yang ingin disampaikan, media yang akan digunakan, dan anggaran yang tersedia.
-
Organizing (Pengorganisasian)
Pengorganisasian adalah proses mengatur sumber daya dan tugas untuk mencapai tujuan yang telah direncanakan.
Ini termasuk pembagian tugas, penentuan struktur organisasi, dan pengalokasian sumber daya.
-
Actuating (Pelaksanaan)
Pelaksanaan adalah tahap dimana rencana yang telah dibuat dijalankan. Ini melibatkan motivasi, pengarahan, dan pengawasan terhadap tim untuk memastikan semua berjalan sesuai rencana.
-
Controlling (Pengendalian)
Pengendalian adalah proses memonitor dan mengevaluasi hasil dari pelaksanaan rencana untuk memastikan tujuan tercapai.
Jika ada penyimpangan, tindakan korektif diambil untuk mengembalikan jalannya proses sesuai rencana.
Contoh penerapan POAC dalam kegiatan Komunikasi Pemasaran antara lain terkait kegiatan suatu perusahaan kosmetik yang meluncurkan produk barunya.
Berikut uraian penerapan POAC dalam program perusahaan kosmetik tersebut:
Planning
Perusahaan kosmetik merencanakan kampanye pemasaran untuk produk baru. Mereka menentukan target pasar adalah wanita usia 18-35 tahun.
Pesan utamanya adalah “Kulit Sehat dan Bercahaya” dengan media yang akan digunakan adalah media sosial dan influencer marketing.
Anggaran kampanye ditetapkan sebesar Rp 100 juta.
Organizing
Membentuk tim yang terdiri dari ahli media sosial, desainer grafis, dan manajer proyek.
Selain itu mengatur jadwal postingan, menghubungi influencer, dan memastikan semua materi promosi siap tepat waktu.
Actuating
Tim pemasaran mulai menjalankan kampanye dengan memposting konten di media sosial, mengadakan giveaway, dan berkolaborasi dengan influencer untuk mempromosikan produk.
Mereka juga memantau respons dari audiens dan menyesuaikan strategi jika diperlukan.
Controlling
Setelah kampanye berjalan selama sebulan, perusahaan mengevaluasi hasilnya dengan melihat metrik seperti jumlah penjualan, engagement di media sosial, dan feedback dari pelanggan.
Jika target belum tercapai, mereka mungkin menyesuaikan strategi atau meningkatkan anggaran untuk memperluas jangkauan kampanye.
Tujuan menerapkan POAC tersebut diantaranya agar perusahaan dapat memastikan bahwa setiap aspek dari kegiatan komunikasi pemasaran direncanakan dan dilaksanakan dengan baik.
Selain itu hasilnya dapat dievaluasi untuk perbaikan di masa mendatang.(*)







