PNUP Hadirkan Irigasi Tenaga Surya Berbasis IoT untuk Petani di Pangkep

MAKASSAR,SOLUSINEWS.ID – Tim dosen Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) menggelar program pengabdian kepada masyarakat di Kelurahan Balleangin, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep, Sabtu, 30 Agustus 2025.

Program ini mengusung judul “Penerapan Sistem Irigasi Berbasis Pembangkit Listrik Tenaga Surya dan Internet of Things untuk Meningkatkan Produktivitas dan Efisiensi Supply Chain Produk Pertanian.”

Ketua tim, Prof. Ir. Nur Hamzah, M.T., Ph.D., bersama anggota Ahmad Nurul Muttaqin, S.S.T., M.T., dan Dian Gita Utami, S.T., M.A.B., serta enam mahasiswa PNUP, menghadirkan teknologi ramah lingkungan berupa PLTS yang dilengkapi sistem IoT untuk mengoperasikan pompa tenaga surya.

Bacaan Lainnya

Selain itu, tim juga membangun instalasi pendukung berupa CCTV, jaringan listrik, dan penerangan lampu pada rumah sawah milik Bapak Mihdar selaku ketua kelompok tani setempat.

Tidak hanya berfokus pada teknologi, kegiatan ini juga dikemas dengan pelatihan dan pendampingan kepada petani. Materi yang diberikan meliputi penyusunan modul pelatihan manajemen input produksi (supply chain management sederhana), pendampingan intensif dalam pencatatan kebutuhan dan penggunaan air, serta pelatihan manajemen produksi pertanian yang efisien.

Menurut Prof. Hamzah, sistem ini dirancang agar petani dapat memanfaatkan energi terbarukan secara berkelanjutan sekaligus memantau kinerja pompa irigasi melalui aplikasi IoT.

“Teknologi ini diharapkan meningkatkan efisiensi distribusi air, mengurangi ketergantungan pada listrik konvensional, dan memperkuat produktivitas pertanian di desa,” ujarnya.

Bapak Mihdar menilai program PNUP sangat bermanfaat bagi para petani di daerahnya. Dengan adanya pompa tenaga surya yang dilengkapi IoT, kebutuhan air sawah bisa lebih terjamin, terutama saat musim kemarau.

“Biasanya kami harus mengeluarkan biaya besar untuk solar atau listrik PLN. Sekarang biaya operasional berkurang dan kami bisa memantau kondisi pompa dari jauh. Ditambah lagi ada pelatihan manajemen produksi yang membuat kami lebih teratur dalam mengelola pertanian. Ini sangat membantu meningkatkan hasil panen dan memperlancar rantai pasok pertanian kami,” ungkapnya.

Kegiatan ini ditutup dengan serah terima sistem PLTS dan instalasi kepada kelompok tani, disertai komitmen pendampingan berkelanjutan oleh tim PNUP.

Inisiatif ini menjadi bukti nyata peran perguruan tinggi vokasi dalam mendukung transisi energi bersih, pemberdayaan petani, serta penguatan sumber daya manusia di sektor pertanian berbasis teknologi. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *