Porprov Sulsel 2026, Ismail: Makassar Siapkan 45 Cabor dan Kejar Tambahan Emas

MAKASSAR, SOLUSINEWS.ID — Ketua KONI Kota Makassar yang juga legislator Golkar DPRD Makassar, Ismail, memastikan kesiapan atlet menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) XVIII 2026 terus dimatangkan melalui monitoring dan evaluasi (monev).

Hal itu disampaikan Ismail saat peluncuran kontingen Kota Makassar yang digelar KONI Makassar di Pelataran Kantor KONI Makassar, Sabtu (3/10/2026). Monev dilakukan untuk memastikan persiapan atlet sekaligus mengejar target perolehan medali yang lebih tinggi dibandingkan capaian sebelumnya.

“Alhamdulillah, dengan support Pemerintah Kota Makassar, kita sudah melaksanakan. Ini untuk memastikan perolehan medali itu lebih dari apa yang kita dapatkan sebelumnya,” kata Ismail.

Menurutnya, kesiapan atlet saat ini telah mendekati 100 persen. Selain monitoring, pencairan dana training camp (TC) turut menjadi salah satu faktor pendukung kesiapan atlet menjelang pertandingan.

Bacaan Lainnya

“Sudah hampir 100 persen sudah siap. Dengan adanya teman-teman turun monev dan pencairan dana TC kemarin, insya Allah mereka sudah siap,” ujarnya.

Pada Porprov Sulsel XVIII, kontingen Makassar akan mengikuti 45 cabang olahraga (cabor). KONI Makassar telah memetakan sekitar 10 cabor unggulan yang dinilai berpotensi besar menyumbangkan medali emas, di antaranya atletik dan renang yang selama ini menjadi penyumbang medali bagi Makassar.

Meski demikian, Ismail berharap cabor lain, termasuk yang baru dipertandingkan, mampu memberikan kejutan. Salah satunya pentaque yang dinilai memiliki peluang menyumbangkan medali bagi kontingen Makassar.

“Kalau Porprov ini biasanya atletik, renang masih itu yang mendominasi. Tapi insya Allah ada cabor-cabor baru yang masuk. Itu yang akan mendapatkan medali, seperti pentaque yang baru masuk,” jelasnya.

Di sisi lain, perhatian terhadap kesejahteraan dan perlindungan atlet juga menjadi bagian dari persiapan kontingen.

Ismail mengatakan Pemerintah Kota Makassar bersama KONI telah memberikan perlindungan melalui program BPJS Ketenagakerjaan.

Jaminan tersebut diberikan agar para atlet dapat menjalani pemusatan latihan maupun pertandingan dengan rasa aman.

“Support pertama kita itu memberikan jaminan bagi mereka, memberikan BPJS Ketenagakerjaan. Mereka berlatih di TC kemarin, sambil di Porprov diberikan,” ungkapnya.

Selain jaminan perlindungan, atlet yang berhasil meraih prestasi juga disiapkan mendapatkan bonus dari Pemerintah Kota Makassar.

Ismail memastikan bonus tersebut telah dibicarakan bersama Pemkot Makassar, meski besaran bonus belum dapat diumumkan.

“Yang berprestasi nanti akan diberikan bonus oleh Pemerintah Kota. Ada, insya Allah,” katanya.

Terkait jumlah cabor baru atau eksibisi yang akan dipertandingkan sekitar tujuh hingga delapan cabor, Ismail menyebut jumlahnya masih dalam proses finalisasi oleh KONI Provinsi Sulawesi Selatan.

Ia menegaskan, KONI Makassar masih menunggu hasil finalisasi dari KONI Provinsi Sulsel terkait jumlah cabor dan atlet yang akan bertanding.

“Dengan persiapan yang kita matangkan, kami berharap seluruh atlet dapat tampil maksimal dan membawa pulang prestasi sebanyak-banyaknya untuk Kota Makassar pada Porprov Sulsel XVIII 2026,” tutup Ismail. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *