Profil dan Sejarah Saudi Aramco, Perusahaan Minyak Terbesar Dunia

ilustrasi pengeboran minyak (getty images)

SOLUSINEWS.ID – Nama resminya adalah Saudi Arabian Oil Company. Sebelumnya bernama Arabian-American Oil Company.

Mengutip wikipedia, Aramco adalah sebuah perusahaan minyak dan gas yang berkantor pusat di Dhahran, Arab Saudi.

Sejak tahun tahun 2020, perusahaan ini menjadi salah satu perusahaan dengan pendapatan terbesar di dunia.

Meski berada di urutan kedua dalam hal cadangan minyak mentah terbesar dunia yakni 270 miliar barel lebih (43 miliar meter kubik), namun perusahaan minyak ini memiliki kemampuan produksi minyak harian terbesar di dunia.

Bacaan Lainnya

Saudi Aramco mengoperasikan jaringan hidrokarbon tunggal terbesar di dunia yakni Sistem Gas Induk.

Pada tahun 2013, total produksi minyak mentah dari perusahaan ini mencapai 34 miliar barel (5.400 juta meter kubik) dan mengelola lebih dari 100 sumur minyak dan gas di Arab Saudi.

Saudi Aramco juga mengoperasikan ladang minyak darat terbesar dunia, Ladang Ghawar, dan ladang minyak lepas pantai terbesar dunia, Ladang Safaniya.

Sejarah

Saudi Aramco memulai sejarahnya saat terjadi kekurangan pasokan minyak pada Perang Dunia I.

Perusahaan minyak Amerika dan Eropa melirik kandungan minyak di jazirah Arab dan diizinkan berinvestasi di tanah Arab di bawah Perjanjian Minyak Bumi San Remo pada tahun 1920.

Standard Oil of California (SoCal) pun menjadi salah satu perusahaan asal Amerika Serikat yang mencari sumber minyak baru di luar Amerika Serikat.

Pada bulan Mei 1932, melalui anak usahanya, yakni Bahrain Petroleum Co (BAPCO), SoCal berhasil mendapat minyak dari Bahrain. Prospek minyak di daratan Arab pun kian menggiurkan Socal.

Pada tanggal 29 Mei 1933, melalui konsesi dari pemerintah Arab Saudi, SoCal kian leluasa mengeksplorasi minyak di Arab Saudi.

Socal kemudian menugaskan konsesi tersebut ke anak usahanya, California-Arabian Standard Oil (CASOC) untuk mengeksplorasi minyak di tanah Arab hingga tahun 1940-an.

CASOC inilah yang kemudian menjadi cikal bakal lahirnya Saudi Aramco.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *