Review PSM vs Persik 0-0, Tak Ada Shot On Goal, Bagaimana Bisa Menang?

Hasil pertandingan pekan ke-20 kompetisi Liga 1 2021-2022 (dok IG Liga1match)

Eks asisten pelatih Guangzhou City ini menginginkan, pemain lebih berani lagi bermain ke depan. Melakukan pergerakan tanpa bola.

“Yang saya mau dari tim dan sudah kita latihan sebelumnya, lebih berani lagi bermain ke depan dengan gerakan tanpa bola,” pungkas Joop Gall.

Terpusat di Wiljan Pluim

Lain lagi pandangan Mantan Pelatih PSM Syamsuddin Umar atas hasil 0-0 PSM versus Persik Kediri.

Bacaan Lainnya

Syamsuddin Umar melihat PSM jarang melakukan double serangan. Hanya menyerang sekali, lalu diserang balik.

“Padahal untuk mencetak gol itu harus menyerang. Jika bola direbut, maka harus direbut kembali,” ujarnya.

“Serangan itu perlu bergelombang. Kadang-kadang didukung pertahanan, kadang didukung gelandang, sehingga serangan mengalir. Tadi tidak ada dilihat seperti itu,” tuturnya, Selasa (18/1/2022).

Syamsuddin Umar juga mengevaluasi kinerja penyerangan PSM yang selalu terpusat pada sosok Wiljan Pluim.

“Akibatnya, lawan mudah sekali mengantisipasi. Sebab, sudah bisa menebak bahwa bola pasti ke kapten PSM ini,” lanjut pelatih yang bawa PSM juara Liga Indonesia 1999-2000 ini.

Tak hanya Pluim, Syamsuddin Umar juga menyoroti penampilan Anco Jansen.

Ia menilai, pemain nomor punggung 10 ini ketika dapat bola tidak pernah langsung mengumpan ke rekan setimnya.

Pasti didribbling ke tengah. Lalu ketika dia terdesak, biasa langsung di shooting. Beruntung kalau tepat sasaran.

“Inikan harus punya irama dan ritme. Kapan kita dribbling, kapan kita unit, kapan kita true pass (umpan terobosan), dan punya kecepatan,” ujarnya.

Statistik Laga:
PSM vs Persik
53 Penguasaan Bola % 47
0 Tembakan Ke Gawang 4
0 Akurasi Tembakan % 50
272 Umpan Sukses 232
105 Umpan Gagal 87
4 Penyelamatan 0
2 Kartu Kuning 4
0 Kartu Merah 0

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar