SINJAI, SOLUSINEWS.ID – BPJS Kesehatan Cabang Sinjai terus memberikan kemudahan akses layanan administrasi kepesertaan bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sinjai, Achmad Saleh, mengatakan pada tahun 2023 ini pihaknya melakukan program Pesiar (Petakan, Sisir, Advokasi dan Registrasi).
Sehingga BPJS Sinjai bisa mendapatkan data kolaborasi dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) dan Dinas Sosial.
“Kita memetakan data peserta atau masyarakat yang belum sama sekali terdaftar, kemudian akan kita sisir dari setiap desa.
Untuk mencari desa mana yang paling banyak lalu kita munculkan mobile costumer service (MCS) untuk melaksanakan pendaftaran,” ungkapnya, Senin (20/3/2023).
Jaminan kesehatan yang terintegrasi dengan jaminan kesehatan nasional (JKN) untuk di Kabupaten Sinjai telah dijamin untuk seluruh penduduk Sinjai.
“Dimana ketika memang diperlukan kepesertaan itu, maka peserta yang didaftarkan oleh pemda bisa langsung aktif dan bisa langsung digunakan,” tambahnya.
Ia mengaku bersyukur karena selama lima tahun terakhir kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Sinjai kepertaan JKN telah mencapai 97 persen.
“Uuntuk mencari 3 persen itu seperti mencari jarum dalam tumpukan jerami. Itu sangat jarang memang kita temukan. Namun kami utamakan daerah yang paling banyak belum tedaftar,” ujarnya.
Sementara pada Selasa (14/3/2023) lalu, Bupati Sinjai Andi Seto Asapa (ASA) menerima penghargaan Universal Health Coverage (UHC).
Penghargaan diberikan atas dukungan pada Program JKN-KIS yang merupakan program strategis Nasional.(*)







