UNIVERSITAS Kristen Indonesia (UKI) Toraja menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dalam bentuk pelatihan kompetensi guru di SMP 1 Nanggala, Kabupaten Toraja Utara, Sabtu (26/10/2024).
PKM UKI Toraja ini mengusung tema “Peningkatan Kompetensi Guru dalam Penyusunan Evaluasi Pembelajaran Berbasis Digital” yang dihadiri 25 guru dari berbagai sekolah.
Kegiatan ini bertujuan membekali guru mengenai cara menyusun evaluasi pembelajaran yang efektif dan berbasis digital. Hal ini sekaligus sebagai langkah menyesuaikan perkembangan teknologi dan kebutuhan pembelajaran masa kini.
Pelatihan ini dipimpin Ketua Program Studi Teknologi Pendidikan FKIP UKI Toraja, Ervianti M.Pd, yang juga tim PKM, bersama tim kerja mahasiswa aktif dari jurusan Teknologi Pendidikan UKI Toraja.

Kegiatan pelatihan dibuka resmi Kepala Bidang Pendidikan SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Toraja Utara, Sardi Palelleng S.Hut.
Materi pertama, Evaluasi Pembelajaran Berbasis Digital, disampaikan oleh Ketua Program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP UKI Toraja dan anggota tim PKM, Dr Berthin Simega M.Pd.
Dalam sesi ini, guru diajak memahami dasar evaluasi berbasis digital, manfaatnya dalam proses pembelajaran, serta penerapan teknologi untuk mendukung penilaian yang efisien.
“Dengan evaluasi berbasis digital, guru dapat mengukur hasil belajar siswa secara lebih cepat, serta menyimpan data hasil belajar dengan lebih terstruktur,” paparnya.
Sementara materi kedua, Penyusunan Evaluasi Pembelajaran Berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS), dibawakan oleh Ketua Prodi Teknologi Pendidikan FKIP UKI Toraja, Ervianti M.Pd.
Materi ini mengarahkan guru untuk menyusun evaluasi pembelajaran yang mampu mengasah keterampilan berpikir pada siswa, seperti analisis dan evaluasi.
Ervianti juga mengajak guru untuk merancang soal. “Penyusunan soal berbasis HOTS sangat penting untuk menyiapkan siswa menghadapi tantangan yang beragam,” terangnya.
Materi ketiga, Penggunaan Aplikasi Wordwall sebagai Alat Evaluasi Digital, yang dibawakan tim PKM, Hasni M.Pd.
Dalam sesi ini, guru diajarkan cara memanfaatkan aplikasi Wordwall untuk membuat evaluasi pembelajaran yang interaktif dan menarik bagi siswa.
Dengan aplikasi ini, guru dapat membuat berbagai jenis kuis, seperti tebak kata, pilihan ganda, dan permainan interaktif lainnya yang dapat diakses secara digital. “Aplikasi Wordwall sangat bermanfaat bagi guru untuk membuat evaluasi yang kreatif serta dapat meningkatkan partisipasi siswa dalam kegiatan pembelajaran,” ujarnya.
Guru-guru peserta kegiatan antusias mengikuti dan merasa sangat terbantu dengan pelatihan tersebut.
“Pelatihan ini membuka wawasan baru tentang pentingnya evaluasi yang lebih variatif dan sesuai dengan kemampuan berpikir siswa di era digital,” ungkap salah satu guru peserta pelatihan dari SMP 1 Nanggala Toraja Utara,
Sementara itu, Ketua Prodi Studi Teknologi Pendidikan UKI Toraja, Ervianti, juga mangapresiasi para guru yang mengikuti pelatihan.
“Kami berharap pelatihan ini dapat menjadi awal yang baik untuk penerapan evaluasi digital berbasis HOTS di sekolah-sekolah, serta meningkatkan mutu pendidikan secara menyeluruh di daerah ini,” ungkapnya.
Ia menambahkan, melalui kegiatan PKM tersebut, UKI Toraja berharap mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan terus berupaya meningkatkan keterampilan guru agar siap menghadapi tantangan pendidikan di era digital.
“Kami ucapkan terima kasih kepada Kemdikbudristek melalui DRPTM Tahun 2024 yang memberikan hibah sehingga kami dapat menyelenggarakan kegiatan PKM ini,” katanya.
Selain itu, apresiasi yang sama disampaikan Ervianti, kepada LPPM UKI Toraja yang terus memberikan dukungan dalam pelaksanaan PKM tersebut.(*)







