Upayakan UMKM Naik Kelas, PT APS Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Pendamping UMKM

PENDAMPING UMKM. Sebanyak 11 dosen dari pendidikan tinggi vokasi mengikuti Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Pendamping UMKM di Hotel Teras Kita, Jl AP Pettarani, Makassar, 25-30 Oktober 2022. (dok pt aps)

MAKASSAR, SOLUSINEWS.ID – Sebanyak 11 dosen dari 3 perguruan tinggi vokasi di Indonesia mengikuti Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Pendamping Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Hotel Teras Kita, Jl AP Pettarani, Makassar, 25-30 Oktober 2022.

Para dosen tersebut berasal dari Politeknik Negeri Medan sebanyak 5 orang, Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) sebanyak 2 orang dan Politeknik LP3I Bandung sebanyak 3 orang.

Kegiatan pelatihan dan sertifikasi tersebut dilaksanakan oleh PT. Ahmad Putra Sejahtera (APS) bekerjasama dengan Direktorat Kelembagaan dan Sumber Daya Pendidikan Tinggi Vokasi, Kemendikbud Ristek.

Plt Direktur PT APS Ahmad Daud menjelaskan bahwa pelatihan pendamping UMKM ini merupakan salah satu program penguatan perguruan tinggi penyelenggara Pendidikan vokasi tahun 2022 yang diinisiasi oleh Kemendikbud Ristek.

Bacaan Lainnya

“Pelatihan dan sertifikasi pendamping UMKM ini untuk meningkatkan peran perguruan tinggi vokasi dalam pemberdayaan UMKM dan meningkatkan jumlah mahasiswa berwirausaha di kampus,” kata Ahmad Daud, di sela acara penutupan, Minggu (30/10/2022).

Pada kesempatan ini, PT APS melibatkan 7 orang narasumber yang kompeten dalam bidang pendampingan UMKM. Mereka berlatar belakang praktisi dan akademisi. Metode yang digunakan dalam pelatihan adalah ceramah, diskusi dan praktek.

Selama pelatihan, peserta diberikan 14 materi yang merupakan unit-unit kompetensi dalam skema okupasi pendamping UMKM. Materi mengacu pada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Nomor 181 tahun 2017 tentang Pendamping UMKM.

Pada hari kelima peserta melakukan kunjungan Industri ke Rumah Kemasan UMKM, Pusat Penjualan Produk UMKM, UPT Pusat Layanan Usaha Terpadu Dinas Koperasi dan UMKM Provisnsi Sulawesi Selatan dan Perwakilan Kantor Lembaga Penyaluran Dana Bergulir (LPDB) Wilayah Sulawesi Selatan.

“Setelah mengikuti kegiatan pelatihan selama 5 hari, peserta mengikuti uji kompetensi yang dilaksanakan oleh LSP Koperasi Nusantara (KN) yang dilaksanakan selama 2 hari,” jelas Ahmad Daud.

Zikirman selaku asesor yang ditugaskan LSP KN melaporkan bahwa berdasarkan hasil uji kompetensi 10 asesi direkomendasikan kompeten dan 1 orang tidak mengikuti pelatihan dan uji kompetensi karena kendala teknis.

“Hasil dari asesi atau uji kompetensi terhadap 11 peserta, sebanyak 10 orang direkomendasikan kompeten sebagai Pendamping UMKM. Sedangkan seorang lainnya tidak mengikuti pelatihan dan uji kompetensi,” kata Zikirman.

Pelatihan pendamping UMKM yang dilaksanakan di Hotel Teraskita Makassar ini merupakan Angkatan kedua yang dilaksanakan oleh PT. APS.

Ahmad Daud juga menambahkan bahwa PT. APS terus berikhtiar untuk membantu pemerintah menyiapkan sumber daya manusia (SDM) kompeten yang siap memasuki dunia kerja atau meningkatkan produktivitas tenaga kerja yang sudah ada.

“Ke depan PT. APS akan kembali melaksanakan 2 pelatihan berbasis kompetensi yaitu Pelatihan Juru Sembelih Halal dan Pelatihan Instruktur atau Trainer KKNI Level IV,” jelasnya.

“Kami juga dapat menfasilitasi berbagai pelatihan sesuai kebutuhan industri Kegiatan tersebut terbuka untuk umum sehingga bagi yang berminat silahkan mendaftar melalui website atau media social PT APS,” pungkas Ahmad Daud. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *