MAKASSAR, SOLUSINEWS.ID – Di tengah genangan banjir terjadi dimana-mana di wilayah Kota Makassar, Selasa (7/12/2021), kabar pencopotan semua direksi Perusda Makassar pun menyeruak di waktu yang sama.
Wali Kota Makassar Danny Pomanto memberhentikan semua direksi perusda termasuk pengawasnya melalui peraturan walikota (Perwali) yang resmi berlaku mulai hari ini, Selasa (7/12/2021).
Enam perusda yang dimiliki Pemkot Makassar yaitu :
- PDAM Kota Makassar
- PD Parkir Makassar
- PD Pasar
- Rumah Potong Hewan (RPH)
- PD Terminal, dan
- Bank Perkreditan Rakyat (BPR)
“Seluruhnya (dibekukan). Ada 6, jadi PDAM, Parkir, Pasar, BPR, Terminal, kemudian RPH kan sudah dibekukan duluan kan sama PJ,” sebut Danny dikutip dari detiknews.com.
Wali Kota Makassar mengatakan langkah itu diambil berdasarkan pertimbangan dan rekomendasi tim tim evaluasi kinerja BUMD Makassar.
Pengumuman perombakan dengan memberhentikan semua direksi perusda yang ada tersebut disampaikan tim ahli walikota, Prof Ilmar, Beni Iskandar, bersama Sekda Kota Makassar, Muh Ansar.
Selanjutnya pemkot setempat akan menggelar lelang jabatan untuk mengisi seluruh direksi perusda.

Segel Ruang Direksi
Selain pemberhentian direksi dan pengawas perusda, wali kota juga mengerahkan aparat Satpol PP menyegel ruangan direksi beberapa perusda.
Yaitu ruangan Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Kota Makassar, ruangan Dirut PD Parkir Makassar pada hari yang sama.
Sambil menunggu pengisian direksi yang baru, maka kegiatan perusda dijalankan oleh tim percepatan penataan BUMD.(*)







