10 Konglomerat Indonesia yang Kaya dari Bisnis Minyak Sawit, Pusat Bisnisnya Malah Ada di Singapura

ilustrasi perkebunan kelapa sawit (foto: Larry Luxner/The Tico Times)

SOLUSINEWS.ID –  Indonesia adalah salah satu negara produsen kelapa sawit terbear di dunia sejak tahun 2019. Areal perkebunan kelapa sawit tersebar di 26 provinsi di Indonesia.

Provinsi Riau menjadi daerah yang memiliki areal perkebunan kelapa sawit terluas di Indonesia yaitu 2,89 juta hektare (ha) atau memiliki 19,16 persen dari total luas areal perkebunan kelapa sawit di tanah air.

Sekadar diketahui luas perkebunan minyak kelapa sawit di Bumi Indonesia sejak tahun 2017 hingga 2021 mencapai 15,08 hektare (data Kementerian Pertanian 2021).

Dari total luas areal itu, 8,42 juta hektare (ha) atau 55,42 persen yang dimiliki Perkebunan Besar Swasta (PBS).

Bacaan Lainnya

Sementara Perkebunan Rakyat (PR) memiliki areal seluas 6,08 juta ha disusul Perkebunan Besar Negara (PBN) seluas 579,6 ribu ha.

Nah, siapa saja konglomerat Indonesia yang memiliki sumber kekayaan dari industri bisnis minyak sawit ?

Disadur dari artikel CNN Indonesia dan Detik, berikut 10 taipan minyak sawit yang juga masuk daftar orang terkaya Indonesia tersebut :

  1. Anthony Salim

Anthony Salim  adalah CEO Salim Group sekaligus orang terkaya keempat di Indonesia versi Forbes Tahun 2021. Salim Group juga dikenal sebagai rajanya perusahaan mie instan di Indonesia.

Sementara dari bisnis kelapa sawit, kekayaan Anthony Salim yang mengalir dari perusahaannya yang bernama Indofood Agri Resources Ltd.

Perusahaan agribisnis ini berbasis di Singapura. Bergerak dari bisnis sawit dari hulu hingga hilir.

Mulai bidang pembibitan, pembudidayaan dan penggilingan kelapa sawit, pemasaran minyak goreng dan margarin, hingga produk turunan minyak sawit lainnya.

Sejulah bisnis kelapa sawit yang dijalankan melalui anak perusahaannya antara lain, PT Indofood Sukses Makmur Tbk dan PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP).

Adapun produk minyak goreng yang diproduksinya yaitu minyak goreng merek Happy, Bimoli, dan Delima.

Selain kelapa sawit, perusahaan Anthony Salim mengelola bisnis komoditas perkebunan lain seperti budidaya karet, tebu, dan tanaman lainnya.

2. Susilo Wonowidjojo 

Walau dikenal sebagai pengusaha rokok atau sigaret yaitu Gudang Garam, sumber kekayaan Susilo Wonowidjojo juga mengalir dari kelapa sawit melalui PT Matahari Kahuripan Indonesia alias Makin Group.

Susilo Wonowidjojo sendiri termasuk dalam daftar 50 orang terkaya Indonesia versi Forbes tahun 2021 yang menempati urutan ke-6.

3. Bachtiar Karim

Perusahaan kelapa sawit terbesar di Indonesia yakni Musim Mas Group menjadi salah satu perusahaan pemasok kekayaan Bachtiar Karim.

Musim Mas Group merupakan salah satu perusahaan minyak sawit global terkemuka yang beroperasional di 13 negara yang berkantor pusat di Singapura.

Keluarganya membuka perusahaan kilang minyak sawit pertama di Indonesia pada tahun 1970.

Produk minyak goreng perusahaan Musim Mas Group di pasaran yaitu merek Sunco, Margareta, Surya Gold, dan Rajni Gold.

Musim Mas mengelola kelapa sawit dari hulu, hilir, hingga ke logistiknya. Di hilir, Musim Mas memproduksi minyak kelapa sawit untuk produksi sabun, oleokimia, biofuel, dan produk lain untuk industri.

Versi Forbes, keluarga Bachtiar Karim menempati urutan 10 orang terkaya di Indonesia tahun 2021.

4. Martua Sitorus

Martua Sitorus adalah pengusaha kelapa sawit tulen yang mendirikan perusahaan Wilmar International Ltd bersama Kuok Khoon Kong pada tahun 1991 di Singapura.

Perusahaannya berfokus pada penyulingan minyak nabati, produsen lemak nabati, oleokimia khusus, minyak kemasan konsumen, hingga tepung beras.

Minyak goreng produksi grup Wilmar yang beredar di pasaran diantaranya merek Sania, Siip, Sovia, Mahkota, Ol’eis, Bukit Zaitun, Goldie, Fortune, dan Camilla.

Martua Sitorus juga masuk daftar orang terkaya Indonesia 2021 versi Forbes dengan menempati urutan ke-14.

5. Peter Sondakh

Peter Sondakh adalah pengusaha pemilik Rajawali Corpora yang bergerak di sejumlah bidang seperti perhotelan, media, pertambangan, dan kelapa sawit.

Dia adalah pemilik stasiun televisi RTV atau Rajawali Televisi yang dulunya bernama B-Channel dan resmi mengudara sejak 1 November 2009.

Sementara kerajaan bisnis kelapa sawitnya dikelola melalui perusahaannya, PT Eagle High Plantations Tbk.

PT Eagle High Plantations Tbk ini memiliki sejumlah anak perusahaan lain yang bergerak di bidang pengembangan, budidaya, memanen, dan mengekstraksi minyak kelapa sawit mentah dan inti sawit.

Serta memproduksi produk kelapa sawit dari hasil pengilangan kelapa sawit seperti minyak sawit mentah dan inti sawit tersebut.

Peter Sondakh masuk dalam daftar orang terkaya di Indonesia versi Forbes tahun 2021 yang berada di urutan ke-18.

6. Sukanto Tanoto

Sukanto Tanoto adalah pengusaha komoditas pangan dan kelapa sawit yang diketahui sebagai pemilik grup Royal Golden Eagle International (RGEI).

Perusahaan holding dari beberapa anak perusahaan yang bergerak di berbagai bidang. Anak perusahaan yang menaungi bidang kelapa sawit yaitu Asian Agri dan Apical.

Asian Agri merupakan perusahaan kelapa sawit terbesar di Asia yang diklaim memiliki 100 ribu hektare lahan sawit di Provinsi Sumatera Utara, Riau, dan Jambi.

Sementara Apical memiliki produk olahan dan turunan kelapa sawit yang tersebar di 30 negara di dunia.

Salah satu raja sawit di Indonesia ini juga mengisi daftar orang terkaya Indonesia versi Forbes Tahun 2021 dengan berada di urutan 21.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *