SINJAI, SOLUSINEWS.ID – Lembaga non formal Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Panrita Kitta dan PKBM Todilaling kembali ditunjuk Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sebagai pelaksana pelatihan tata busana.
Program ini dikemas dalam kegiatan Pendidikan Kegiatan Kecakapan (PKK) untuk jenis keterampilan tata busana (menjahit).
Ketua PKBM Todilaling Ernawati menyampaikan program PKK ini diikuti sebanyak 30 peserta dari berbagai kecamatan yang direkrut melalui proses seleksi.
“Total peserta tahun ini 30 orang, masing-masing 20 orang dilatih di PKBM Panrita Kitta dan 10 orang dilatih di PKBM Todilaling.
Mereka akan dibekali dan dibina oleh instruktur sampai benar-benar mahir dalam menjahit,” katanya.
Sementara Kepala Dinas Pendidikan Sinjai Andi Jefrianto Asapa menyampaikan program PKK ini bertujuan mendidik dan melatih anak putus sekolah usia produktif
untuk memiliki keterampilan vokasi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Program ini sudah berjalan beberapa tahun.
“Alhamdulillah tahun ini ada 2 PKBM dipercayakan sebagai pelaksana yang semua anggaran ditanggung oleh Pemerintah Pusat. Kita harap PKBM mampu menyisir anak putus sekolah yang tidak punya pekerjaan untuk mendapatkan keahlian,” jelasnya.
“Program ini sangat bermanfaat sebab bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat bagi warga yang berusia produktif,” tambahnya.
Ia mengharapkan semua peserta bisa lulus sehingga dapat mengembangkan potensinya untuk bisa membuka lapangan kerja dan menyerap tenaga kerja, dengan begitu angka pengangguran dapat dikurangi.(*)







