3 Bank Syariah Pemerintah Ini Digabung, Namanya Bank Syariah Indonesia Tbk

ilustrasi merger bank (myrepublica.nagariknetwork.com)

SOLUSINEWS.ID – Pemerintah sedang mematangkan rencana penggabungan usaha tiga bank Syariah milik pemerintah, yakni PT Bank BRIsyariah Tbk (BRIS), PT Bank Syariah Mandiri (BSM), dan PT Bank BNI Syariah (BNIS).

Akhir pekan ini, sudah dilakukan perubahan Ringkasan Rancangan Penggabungan Usaha atau merger yang memuat tambahan penjelasan ikhwal struktur, nama, dan logo bank baru.

Publikasi Perubahan Ringkasan Rancangan Penggabungan Usaha dilakukan sesuai regulasi yang berlaku dan mengikuti persetujuan regulator.

Jika seluruh proses telah rampung dan persetujuan dari regulator-regulator terkait telah diperoleh, maka hasil penggabungan tiga bank ini akan bernama PT Bank Syariah Indonesia Tbk.

Bacaan Lainnya

Nama ini akan digunakan secara efektif pada tiga bank BUMN itu. Perubahan nama juga diikuti dengan pergantian logo.

Rencananya, kantor pusat Bank Hasil Penggabungan (PT Bank Syariah Indonesia Tbk) akan berada di Jl. Abdul Muis No. 2-4, Jakarta Pusat, yang sebelumnya merupakan kantor pusat BRIS.

Hery Gunardi, Ketua Project Management Office Integrasi dan Peningkatan Nilai Bank Syariah BUMN, belum lama ini, menjelaskan seluruh proses dan tahapan merger tiga bank itu akan terus dikawal hingga penggabungan rampung.

Hery Gunadi mengemukakan, segala rencana perubahan dan penyesuaian operasional telah sesuai dengan tujuan dan kegiatan operasional bank hasil merger, yang memiliki visi menjadi Top 10 bank syariah terbesar di dunia dalam 5 tahun ke depan dan sebagai Top 10 bank terbesar di Indonesia.

Hasil merger tiga bank itu akan melakukan kegiatan usaha pascamerger di kantor pusat, cabang, dan unit eksisting yang sebelumnya dimiliki BRIsyariah, Bank Syariah Mandiri, dan BNI Syariah.

Hasil merger tiga bank akan memiliki susunan kepengurusan yang diperkuat oleh 10 direksi.

Gabungan tiga bank itu memiliki aset Rp 214,6 triliun dengan modal inti lebih dari Rp 20,4 triliun. Jumlah aset dan modal inti itu menempatkan Bank Hasil Penggabungan dalam daftar 10 besar bank terbesar di Indonesia dari sisi asset.

Kemudian jadi Top 10 bank syariah terbesar di dunia dari sisi kapitalisasi pasar dalam 5 tahun ke depan.
Bank Syariah Indonesia akan didukung keberadaan lebih dari 1.200 cabang, 1.700 jaringan ATM, dan 20.000 lebih karyawan di seluruh Indonesia. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *