Budidaya Bonsai Kelapa di Masa Pandemi, Imut dan Bernilai Ekonomis Tinggi

Penggiat budidaya bonsai kelapa di Kota palopo, Muh Ruslan Sanusi

SOLUSINEWS.ID, – Pohon kelapa yang umumnya tumbuh besar dan tinggi menjulang, ternyata juga bisa dipermak atau dibonsai menjadi tanaman hias berukuran kecil, unik, dan tampak imut-imut.

Tanaman bonsai kelapa ini pun menjadi pengisi waktu aktivitas pencinta bonsai kelapa di Kota Palopo di masa pandemi.

Selain menyenangkan, tanaman bonsai kelapa pun sangat indah dipandang bagi banyak orang. Budidaya bonsai kelapa ibarat karya seni yang bisa menjadikan tanaman unik ini bernilai ekonomis tinggi.

Hal itu dirasakan oleh salah satu penggiat budidaya bonsai kelapa di Kota Palopo, Sulawesi Selatan, Muh Ruslan Sanusi.

Bacaan Lainnya
Ketua Komunitas Bonsai kelapa indonesia (BKI) Kota Palopo

Ruslan yang juga Ketua Komunitas Bonsai Kelapa Indonesia (BKI) Kota Palopo mengatakan budidaya bonsai kelapa menjadi kegiatan menyenangkan di rumah selama masa pandemi.

“Kita dapat mengerti akan sebuah keindahan dalam sebuah seni membuat dan merawat bonsai kelapa. Apalagi, bahannya mudah didapatkan,” ujar Om Cull, sapaan Muh Ruslan Sanusi, disadur dari tv channel youtube, makassar.tv, November 2020.

Dijelaskan, salah satu keunikan dalam merawat bonsai kelapa yaitu setiap tanaman pohon kelapa memiliki karakter berbeda meskipun dari jenis yang sama seperti kelapa gading orange.

Yang kembar yang Langka

Om Cull memiliki puluhan tanaman bonsai kelapa dari sejumlah jenis yang dibudiayakan di kediamannya, Jl Veteran, samping Jembatan Lavender, Kota Palopo.

Beberapa jenis bonsai kelapa lainnya yang dimiliki antara lain kelapa gading orange dan kelapa albino.

“Jenis albino ini keunikannya, kalau semakin tua, semakin putih dan menipis daunnya. Kelapa jenis ini sangat terkenal di Vietnam dan Filipina,” ungkapnya.

Selain itu, keunikan dan keunggulan merawat bonsai kelapa itu bisa mendapati kelapa bonsai kembar, mulai dari kembar bercabang dua, cabang tiga, cabang lima, hingga bercabang delapan.

bonsai kelapa kembar cabang 2 milik Om Cull

Om Cull sendiri memiliki tiga bonsai kelapa bercabang. Salah satu bonsai kelapa kembar miliknya yang paling unik dan langka yaitu yang bercabang dua.

Dari satu tunas bonsai kelapa uniknya itu tumbuh dua batang pelepah daun dimana pelepah dan daun-daunnya memiliki kesamaan ukuran, model, dan jumlah daun.

“Bonsai kembar identik ini bagi saya sangat langka di Indonesia bahkan di dunia,” terang Om Cull.

Menurutnya bonsai kelapa bercabang kembar identik yang memiliki kesamaan ukuran, model, dan jumlah daunnya, sangat jarang ditemukan.

OM Cull mengaku awal menemukan tunas bonsai kembar itu dari kumpulan 40 buah kelapa. Ia menemukan tunasnya yang saat itu seukuran biji jagung. “Itu kemudian saya proses dan bentuk dari nol,” tuturnya.

Menurut keterangan putra Om Cull, Rull, bonsai kelapa kembar dua kesayangan ayahnya itu sudah ada yang pernah menawar, namun belum dilepas.

Nilai ekonomis bonsai kelapa jika dijual cukup menarik yaitu sekitar ratusan ribu hingga belasan juta per bonsai. Nilainya pun tergantung jenis, ukuran, keunikan, dan usia bonsai kelapa tersebut.

Om Cull menyilakan bagi siapa saja yang ingin belajar dan sharing tentang bonsai kelapa dapat berkonsultasi dengannya atau BKI Palopo yang saat ini telah beranggotakan 52 orang.(*)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *