SOLUSINEWS.ID – Kehadiran dan perkembangan internet hingga saat ini telah banyak membuat perubahan signifikan dalam dunia pemasaran produk.
Aktivitas tawar menawar barang hingga transaksi manual secara nyata tak lagi mendominasi kegiatan pemasaran atau penjualan barang atau jasa.
Hal ini juga berlaku bagi hampir semua tingkatan bisnis atau pelaku usaha, mau pengusaha besar, menengah, maupun kecil.
Semua segmen tersebut bisa menghasilkan cuan dari pemasaran online yang menggunakan platform online atau e-commerce.
Nah, bagi pelaku bisnis pemula maupun UMKM, ada baiknya mengetahui beberapa jenis platform e-commerce untuk membantu pemasaran produknya di zaman digital saat ini yang juga mendorong terjadinya transaksi penjualan.
Berikut 3 platform saluran pemasaran online atau e-commerce yang bisa membantu meningkatkan transaksi penjualan produk UMKM.
1. Media sosial
Sering juga disebut sebagai sosial media yaitu platform digital yang memfasilitasi penggunanya untuk saling berkomunikasi atau membagikan konten berupa tulisan, foto, video, atau dokumen digital.
Media sosial merupakan sebuah sarana untuk bersosialisasi satu sama lain dan dilakukan secara daring yang memungkinkan manusia saling berinteraksi tanpa dibatasi ruang dan waktu.
Saat ini ada beberapa media sosial yang banyak dan populer digunakan dalam memasarkan dan memperkenalkan produk UMKM sehingga produknya bisa dikenal luas.
Beberapa media sosial tersebut antara lain :
- Youtube
- TikTok
2. Marketplace
Disadur dari niagahoster, Marketplace adalah platform perantara antara penjual dan pembeli di internet.
Website marketplace bertindak sebagai pihak ketiga dalam transaksi online dengan menyediakan tempat berjualan dan fasilitas pembayaran.
Dengan kata lain, marketplace layaknya mall atau department store versi online.
Berikut 10 situs marketplace populer di Indonesia :
- Tokopedia
- Shopee
- Lazada
- Bukalapak
- Blibli
- Orami
- Ralali
- Zalora
- Klik Indomaret
- JD.ID
3. Website Pribadi
Saluran penjualan e-commerce lainnya yaitu website pribadi. Website pribadi ibaratnya toko online yang berisi informasi produk yang dijual dan tentang siapa Anda.
Informasi-informasi dalam website pribadi akan sangat menentukan minat dan keputusan pengunjung atau konsumen membeli produk Anda.
Website pribadi yang dibuat dengan tujuan bisnis umumnya dikonsep sebagai toko online maupun landing page.
Dikutip dari niagahister, Landing page adalah halaman dalam website yang didesain khusus dengan mindset marketing.
Membuat landing page adalah upaya meningkatkan pengalaman pengunjung di website. Sebab, ketika pengunjung sudah nyaman, mereka akan mau membeli produk, atau melakukan aktivitas online lainnya sesuai yang Anda inginkan.
Website pribadi juga memberi kesan profesional terhadap usaha tau bisnis yang dijalankan. Artinya, website pribadi dapat membangun brand bisnis maupun personal serta memudahkan interaksi dengan konsumen.
Memilih Platform e-Commerce yang Tepat
Dikutip dari ukmindonesia.id, platform e-commerce berfungsi sebagai media pemasaran untuk mengoptimalkan penjualan produk.
Pelaku UMKM perlu mempertimbangkan mana platform yang sebaiknya digunakan. Bisa memulai dengan mempertanyakan tujuan bisnis dan menakar kemampuan yang dimiliki.
Misalnya jika memiliki budget yang cukup dengan tujuan bisnis membangun brand, maka memiliki website pribadi dan media sosial adalah sebuah prioritas.
Semenara bila targetnya adalah penjualan dan punya keterbatasan membuat konten, maka menggunakan media sosial dan marketplace adalah pilihan yang tepat.
Namun, idealnya pelaku usaha yang serius berbisnis online perlu memiliki saluran di tiga platform tersebut yaitu di media sosial, marketplace, dan website pribadi.(*)







