MAKASSAR, SOLUSINEWS.ID — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar terus memperkuat penanganan darurat kekeringan melalui distribusi air bersih kepada masyarakat terdampak. Hingga pembaruan data terakhir, sebanyak 3.043.800 liter air telah disalurkan ke berbagai wilayah yang membutuhkan.
Distribusi air bersih tersebut telah menjangkau 310 titik dengan dukungan 25 kendaraan operasional yang melakukan 705 ritase. Operasi ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi di tengah kondisi kekeringan yang masih berlangsung.
Berdasarkan data operasional BPBD Makassar, layanan distribusi telah menjangkau 8 kecamatan dan 58 kelurahan. Total penerima manfaat mencapai 26.888 kepala keluarga (KK) atau 92.931 jiwa.
Untuk mendukung operasi tersebut, BPBD Makassar mengerahkan 25 kendaraan operasional yang terdiri atas 4 mobil Damkarmat, 4 mobil tangki, 3 mobil pikap, dan 14 mobil dump truck. Armada tersebut digunakan untuk mengangkut dan menyalurkan air bersih ke titik-titik pelayanan.
BPBD Makassar terus memperbarui data titik distribusi, wilayah terdampak, dan jumlah penerima manfaat berdasarkan kondisi di lapangan. Pemutakhiran dilakukan agar penyaluran air dapat berlangsung tepat sasaran dan menyesuaikan perubahan kebutuhan masyarakat.
Besarnya cakupan distribusi menunjukkan meningkatnya kebutuhan air bersih akibat kekeringan. BPBD bersama unsur pendukung terus mengoptimalkan armada dan ritase untuk memperluas jangkauan pelayanan kepada warga terdampak.
BPBD Kota Makassar memastikan operasi distribusi air bersih akan terus dilakukan selama kondisi darurat kekeringan masih membutuhkan intervensi pemerintah. Penanganan diarahkan untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses terhadap kebutuhan dasar selama masa tanggap darurat berlangsung.







