MAKASSAR, SOLUSINEWS.ID — Usai meluncurkan enam ide inovasi kebencanaan, BPBD Kota Makassar melanjutkan proses pematangan melalui kegiatan inkubasi.
Kegiatan ini berupa Bimbingan Teknis Inkubasi Inovasi Penanggulangan Bencana yang dilaksanakan, Jumat (1/8/2025), sebagai ruang belajar strategis bagi tim inovator.
Dalam kegiatan tersebut, BPBD berkolaborasi dengan Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Makassar menghadirkan narasumber utama, Dr Muhammad Amri Akbar, Sp.MSi, untuk memberikan pendampingan intensif.
Plt Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar, Dr. H. M. Fadli Tahar, S.E., MM, menyampaikan inkubasi bukan hanya forum pelatihan, tapi bagian penting dari perjalanan inovasi.
“Inilah momentum kita memperkuat gagasan sebelum diterapkan di lapangan dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.
Enam inovasi yang tengah difokuskan dalam proses inkubasi berasal dari berbagai bidang di BPBD, yaitu SALAMA (Sahabat Anak Lewat Afirmasi tentang Aman Bencana), MACCA (Manajemen Risiko Bencana Komunitas).
SILOKA (Sistem Logistik Kebencanaan Komunitas): Platform manajemen logistik yang memberdayakan komunitas lokal dalam pendistribusian bantuan secara efisien.
BALLA SALAMA (Rumah Aman BPBD), AGANGTA (Layanan Psikososial Hypno Resilience), dan PAKABAJI (Pemulihan Berbasis Gotong Royong).
Sesi bimbingan berlangsung dalam format diskusi dan pendampingan tim.
Setiap kelompok inovasi didorong untuk memperdalam desain gagasannya, merancang langkah implementasi, serta menyusun strategi pembuatan video inovasi sebagai bagian dari penilaian.
Sebagai langkah lanjutan, BPBD juga akan menggelar sesi pitching internal dan pelatihan khusus produksi video.
Setelah itu, enam inovasi tersebut direncanakan memasuki tahap uji coba lapangan untuk menjangkau langsung komunitas sasaran.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya strategis BPBD Kota Makassar dalam memperkuat kelembagaan berbasis inovasi sekaligus mempersiapkan diri menuju ajang kompetisi inovasi tingkat daerah.(*)







