6 Tips Sederhana sebelum ‘Berkawan’ dengan Kredit alias Utang

ilustrasi (sumber foto: industry.co.id)

SOLUSINEWS.ID – Tiap orang memiliki alasan berutang atau meminjam uang untuk memenuhi keperluannya yang dianggap penting atau dibutuhkan.

Meminjam uang dengan cara kredit atau dicicil yang paling umum dilakukan masyarakat yaitu melalui perbankan atau lembaga pembiayaan lainnya.

Namun, entrepreneur Arli Kurnia, mengingatkan agar berhati-hati atau mempertimbangkan dulu sebelum harus berutang atau mengambil kredit.

Alasannya, dengan mempertimbangkan secara matang alasan kenapa harus berutang atau kredit di suatu lembaga penyedia pinjaman agar nantinya si peminjam tidak terjatuh dalam jebakan-jebakan kredit.

Bacaan Lainnya

Arli Kurnia selanjutnya memberikan tips-tips bersikap sebelum ‘Berkawan’ dengan kredit atau utang yang diposting di akun media sosialnya.

Berikut 6 tips Arli Kurnia terkait kebiasaan umum yang membuat orang berutang alias mengambil kredit di lembaga penyedia pinjaman untuk memenuhi keperluan atau kebutuhannya :

1. Tidak menggunakan KPR

Sewalah rumah saat belum mampu dan beli cash (tunai) saat sudah mampu

2. Tidak menggunakan leasing kendaraan

Belilah kendaraan dengan cara cash (tunai), sesuai kecukupan uang

3. Tidak bermewah-mewah pada saat mengadakan pesta pernikahan

-Tunaikan saja rukunnya, tinggalkan gengsi

4. Tidak menggunakan modal besar saat memulai usaha

-Fokus pada market dan kembangkan perlahan-lahan

-Kelola keuntungan dan putar kembali menjadi modal

5. Tidak memaksakan diri membeli barang leketronik atau furnitur

-Biasakan diri menabung untuk sebuah tujuan

6. Percaya bahwa Allah melindungi kita

-Jika terjadi apa-apa, Allah akan menyediakan solusi, tanpa mengandalkan kartu kredit maupun asuransi

Keenam tips Arli Kurnia tersebut dituangkan dalam bukunya berjudul “Jurus-jurus Rahasia Arli Kurnia” yang diposting di instagramnya @Arli Kurnia.

Itulah tips-tips dari Arli Kurnia, bisa dijadikan pertimbangan atau tidak, semuanya tergantung persepsi dan pilihan masing-masing individu dalam menyikapi kebutuhan hidup dan keuangannya.

Semoga artikel ini bisa memberikan wawasan positif dalam menambah pengetahuan tentang bagaimana cara menyikapi kebutuhan hidupnya.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *