Bantu Petani Terhindar Gagal Panen, Dinas TPHP Sinjai Siapkan Cadangan Racun Tikus

ilustrasi: hamparan sawah di wilayah Kecamatan Moncongloe, Kabupaten Maros. Tiga kecamatan di Kabupaten Maros akan dilintasi rute rel kereta api Makassar-Parepare. (foto: redo/solusinews.id)

SINJAI, SOLUSINEWS.ID – Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Sinjai merespon cepat keluhan petani dalam mengatasi hama tikus atau organisme pengganggu tanaman (OTP).

Pengendalian hama tikus ini dilakukan dengan cepat untuk mengatasi terjadinya gagal panen atau puso.

Kepala Dinas TPHP Sinjai, Kamaruddin, di ruang kerjanya mengatakan, Rabu (14/7/21), berdasarkan laporan ada beberapa sawah petani diserang hama tikus.

“Seperti di wilayah Kecamatan Tellulimpoe, Sinjai Timur, dan Bulupoddo. Alhamdulilah kita bisa atasi secepatnya melalui kerja sama petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) bersama kelompok tani di lapangan,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Ia menambahkan, berdasarkan petunjuk dan arahan Bupati Sinjai Andi Seto Asapa (ASA), Dinas TPHP diminta segera mengatasi permasalahan hama di persawahan di Sinjai.

racun tikus dipegang warga untuk membasmi hama di sawah di Kabupaten Sinjai. (foto: kominfo sinjai)

Untuk mengatasi munculnya kasus serupa di lahan persawahan petani, Dinas TPHP Sinjai akan menambah cadangan racun tikus dari Pemerintah Provinsi Sulsel melalui IP3 OPT Bulukumba.

Ia menjelaskan berdasarkan pemetaan Balai Proteksi TPHP Provinsi Sulsel, Kabupaten Sinjai masuk kategori rawan tikus untuk musim tanam tahun ini.

“Apalagi ini dipengaruhi cuaca yang sering hujan pada malam hari. Makanya kami tambah persediaan racun tikus yang akan ditempatkan di seluruh Balai Penyuluh Pertanian (BPP) di Sinjai,” ungkapnya.

Kamaruddin mengharapkan petani segera melapor kepada petugas POPT jika hama tersebut menyerang areal persawahan mereka.

“Agar pemerintah setempat bisa turun membantu dan mencegah terjadinya puso atau gagal panen,” kuncinya.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *